Two Hearts

Two Hearts

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 20, 2021
Apakah kalian pernah berada fase ini? Sebuah fase yang menyisakan lebam yang sangat mendalam. Meski setengah hati berusaha melupakan dari ingatan,tetap saja menggerogoti hati dan pikiran. Semakin besar kenginan untuk melupakan, semakin besar pula ingatan tersebut muncul. Fase itu merupakan bagian tak terpisahkan dalam hidup. Ya fase itu bernama kehilangan. "PLAKK.." Suara tamparan terdengar jelas mengenai pipi gadis tersebut. "G-gue gak sengaja." Kata gadis tersebut berusaha menjelaskan apa yang terjadi. Laki-laki itu menatap tajam gadis di hadapannya "Lo pikir gue bodoh, gue lihat dengan mata kepala gue sendiri." Jawabnya dengan marah. Gadis itu mendongak menatap pacarnya itu "Gue Cuma minta dia supaya ga terlalu dekat sama lo." "Dia sahabat gue". Kata regha. "Dan gue pacar lo." Kata keyla kepada regha. i "Dia butuh gue". Jawab regha. Gadis itu menatap sedih "Dan gue juga butuh lo. Tapi kenapa disaat gue butuh lo,lo selalu gaada. Dan sekarang lo berani nampar gue tanpa tau apa yang terjadi. Disini pacar lo gue atau citra?" tanya gadis itu dengan marah. "Gue minta maaf." Kata regha yang berusaha meraih tangan keyla. "Dah basi,gue kecewa sama lo." Kata keyla menepis tangan regha dan langsung pergi dari sana.
All Rights Reserved
#68
keyla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bahagia & Luka (END)
  • Vìřģøųñđ || End✔
  • F A K E ? [End]
  • Matahari Di Atas Samudera ✔
  • Edgar : Between Chaos and You
  • Abu Abu [ completed ]
  • Become a Parent's [END]
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • We Are One
  • ANELKA CALVARY

HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA! [Siapin tissue sebelum baca!] "Denger Shania, gue nggak pernah mengharapkan pertunangan ini. Ngerti?!" ucap Bara dengan penuh penekanan. Shania adalah sosok gadis cantik dengan hati lembut yang penuh kesabaran. Tetapi, tetap saja setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing. Shania bukanlah gadis yang beruntung karena memiliki kekayaan serta keinginannya yang selalu terpenuhi. Dia juga memiliki beban hidup yang sangat berat seperti manusia lainnya. Dia memiliki penyakit jantung. Shania membiarkan air matanya yang mengalir. "Gue minta maaf kalo selama ini gue cuma ngerepotin lo dengan penyakit gue ini. Bara, gue janji nggak akan nyusahin lo lagi. Gue sayang sama lo. Beri gue kesempatan buat memperbaiki semuanya, gue bakal berusaha sekuat tenaga buat sembuh biar lo bisa nerima gue. Jadi, tolong tunggu sampe waktu itu tiba. Gue mohon.." "Gue nggak peduli sama kesembuhan lo. Seandainya aja lo nggak pernah ada di kehidupan gue, pasti semua bakal baik-baik aja. Hahh miris, kenapa gue harus ditakdirin sama lo?" seru Bara. Bara adalah teman masa kecil Shania. Gadis itu sangat menyukainya. Dulu Bara tidak pernah bersikap kasar padanya, namun kini keadaan sudah berubah. Dan apa sebenarnya alasan Bara melakukan itu? Hingga kemudian Arkan datang di kehidupan Shania. Dia adalah sahabat Bara. Dia yang selalu menghibur Shania setiap kali gadis itu sedih. "Jangan terlalu mengemis cinta, ingat kita itu punya harga diri. Dan cewek itu kodratnya dikejar, bukan mengejar!" ujar Arkan pada Shania. Seiring berjalannya waktu, Shania mulai membenci Bara. Tapi bagaimana jika orang yang ia benci itulah yang justru menjadi malaikat penolongnya? Lalu apa kabar dengan hati Arkan yang mulai menyukai Shania? "Gue percaya. Gue terlahir untuk menikmati bahagia dan luka." #Shania. [Terinspirasi dari drakor Extra Ordinary You. Pencinta Drakor pasti tahu wkwk.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines