ROTASI BUMI

ROTASI BUMI

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 11, 2021
"Menunggu kamu berlari ke arahku dengan seberat-eratnya kayaknya jadi suatu hal mustahil yang bisa aku milikin deh" gumam gadis itu sembari menatap ponselnya lekat-lekat. Namun, tanpa sadar di belakangnya ada sosok lelaki berdiri dengan senyum penuh arti menatap gadis di hadapannya yang duduk memunggunginya yang tanpa mereka sadari juga sedang menjadi pusat perhatian di dalam cafe dengan desas desus bisikan, di cafe sore itu. Lanjut?
All Rights Reserved
#432
ramadhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Alara Bianchi (TERBIT)
  • KEYNANDO™ ✔
  • I'm a Girl, Bos!
  • The Heaven Voice [ COMPLETED ]
  • FIGURAN!
  • In Someone Elses Shadow
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Sweet Combat
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines