U Fallin For Me ( H O N E Y)

U Fallin For Me ( H O N E Y)

  • WpView
    Reads 2,527
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 18, 2023
AARON GERALDI ADAM , CEO salah satu perusahaan terkenal di negaranya. Aaron terkenal sebagai pria yang paling dingin namun tampan nya tidak ada obat. Di umurnya yang menginjak 35 tahun, Aaron masih betah dengan status single nya. Tidak ada yang bisa melawan pesona Aaron. bahkan seluruh wanita rela melemparkan tubuhnya untuk seorang Aaron. Tapi Aaron tidak pernah menggubris wanita lain bahkan menikah adalah hal yang paling anti baginya setelah Kekasihnya meninggal di depan matanya. HONEY CARISSA ALINA, seorang wanita paket lengkap. Cantik, tubuh indah bak model, dan sikap yang lemah lembut. Tapi itu hanya berlaku untuk teman terdekat dan keluarganya saja. jika di hadapan Pria, Honey bisa menjadi wanita yang pembenci karena masa lalunya. " Dia itu Pria yang sangat dingin. Dia bisa berubah menjadi monster jika ada yang mengusiknya " " Well mari kita lihat, akan ku buat Dia jatuh cinta padaku " Ini karyaku selanjutnya dan pure imajinasiku. Tolong jangan Copy atau apapun itu, karena sesungguhnya menulis itu sangat sangat sulit. Semoga kalian menyukainya. Let's read 🔥
All Rights Reserved
#30
lie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beloved CEO : CEO Tercinta
  • Dia Pacarku! (21+)
  • FATE
  • Ayah Tanpa Nama
  • Guilty Pleasure [✔️]
  • HER SHADOW
  • IT'S MY FAULT [FIN]
  • Gara-Gara Tas, Aku Jadi Sasaran

Completed ✅ Bagi Stella Francis, bekerja di Peters & Co. adalah tiket satu arah menuju hidup yang lebih layak, walau itu berarti harus mengenakan sepatu murah yang lecetnya tak bisa disembunyikan, menyimpan bekal dalam kotak makan anak-anak, dan tetap tersenyum lebar sambil membawa lima gelas kopi untuk rekan satu tim. Ia tahu dunia kantor tak selalu ramah, apalagi jika atasannya adalah Stefan Peters, seorang CEO yang lebih nyaman berbicara dengan spreadsheet daripada manusia. Namun Stella bukan tipe wanita dua puluh tujuh tahun yang mudah surut. Di balik sikap riangnya, ada keteguhan yang telah ia tempa, bahkan oleh Stefan yang dikenal dingin. Perlahan, celah-celah kecil terbuka. Dalam ruang-ruang diskusi larut malam dan proposal yang disusun berdua, Stefan mulai melihat sisi lain dari Stella, bukan hanya sebagai rekan kerja dan karyawati yang selalu bersinar, tetapi sebagai seorang perempuan yang hidupnya ditambal oleh keterbatasan dan tak pernah kehilangan cahaya. Keduanya berjalan di garis tipis antara profesionalisme dan sesuatu yang jauh lebih personal. Karena ternyata, yang paling sulit bukan menjaga jarak, melainkan pura-pura tak merasa apa-apa. Tapi bagaimana jika yang coba mereka hindari justru satu-satunya hal yang layak diperjuangkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines