SHABIAN
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis kecil sedang duduk sambil menangis di tepi danau dan sambil melempar batu batu kecil ke arah danau, gadis kecil itu bergumam sendiri. "Kenapa semua orang pelgi tinggalin aku, kenapa bunda pelgi juga padahal bunda sudah janji sama aku bakal selalu baleng sama aku." ujar gadis kecil itu sambil meneteskan air matanya. tanpa gadis itu sadari ada anak laki laki yang menghampirinya dan duduk dipinggir nya. "Boleh aku duduk disini." tanya anak laki laki tanpa menunggu persetujuan dari gadis kecil itu dia langsung duduk. "Kenapa duduk disini kamu ngga takut ini udah malem loh" ucap anak laki laki mengajak ngobrol seorang gadis namun tidak di jawab olehnya. "Kata bunda anak kecil ngga boleh keluar malem malem nanti sakit, loh kamu ko nangis, jangan nangis ya nanti aku beliin kamu es krim ya biar ngga nangis lagi" ujar anak laki laki dan langsung lari entah kemana. Setelah selesai membeli eskrim anak laki laki itu pun kembali duduk di samping gadis kecil ini. "Ini aku udah beli eskrim buat kamu, ayo makan" ucap anak laki laki itu sambil memberikan eskrimnya.setelah itu gadis kecil itu memakannya. "Hiks aku mau ikut sama bunda" ucap gadis itu sambil menangis. "Loh ko malah nangis lagi, apa eskrim kurang ya, gimana kalo aku beli lagi" ucap anak laki laki saat akan pergi lagi namun di tahan oleh gadis kecil itu, untuk duduk kembali. "Hiks, hiks ngga usah beli lagi nanti kamu cape jalannya" ujar gadis kecil itu sambil menangis tersedu-sedu "Lucu banget jadi pengen bawa pulang" ujar anak laki laki itu dalam hati Cover by pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALLIANRA
  • dimana janji tersebut
  • MY SWEET DUDA
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Transmigrasi MyTia [END]
  • K.I.T.A
  • ONLY YOU
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Trasmigrasi Queenzee
ALLIANRA

PROLOG Seorang gadis kecil yang sedang duduk sendiri di tengah derasnya hujan dengan air mata yang mengalir deras di pipi chubby nya. Ia menangis sesenggukan di sebuah taman kota yang kini mulai sepi, hanya suara derasnya hujan yang mendominasi tempat itu. Baju yang di kenakannya pun mulai lusuh dan basah karna ia kehujanan, ia memperhatikan luka di lututnya yang mulai terasa ngilu. Mama lirihan itu yang selalu ia sebut saat rasa ngilu di lututnya mulai terasa, hingga seseorang tiba-tiba menepuk pundaknya membuat ia menoleh melihat siapa pelaku tersebut. Seorang bocah laki-laki mulai ikut duduk di samping gadis kecil tersebut. "kenapa sendiri?, mana orang tuamu?." Tanya lelaki itu. "Ian lari dari rumah." Jawabnya seraya menunduk. "Lututmu terluka, ayo ke rumah ku untuk mengobati lukamu, rumahku tak begitu jauh dari sini." Gadis kecil itu menggeleng sebagai jawaban. "luka itu harus segera diobati, kata bunda jika luka tak segera diobati pasti akan infeksi." Ujarnya Kembali. "Tidak perlu, aku mau pulang." Ucapnya seraya bangkit dari duduknya. Begitu pun dengan bocah laki-laki itu. "Ini untukmu, tapi jangan dibuka sebelum kita bertemu Kembali, untuk coklatnya kamu boleh memakannya." Kata bocah laki-laki tersebut, sembari menyodorkan kotak kecil berwarna hitam pada gadis kecil itu. Dengan ragu ia menerimanya. "Aku pulang dulu, sampai ketemu Kembali." Ujarnya seraya tersenyum, lalu berlari menjauh meninggalkan gadis kecil itu. "Aku menyukaimu." Ia membaca tulisan yang tertera didalam kotak tersebut dengan lirih. "Ian!." Seseorang memanggil Namanya dengan nafas yang terengah-engah lalu berhenti tepat dibelakangnya. "Mama?!." Beonya. "Kamu dari mana saja sayang, Mama cariin kamu dari tadi. Ayo pulang, ada yang ingin bertemu denganmu." Ujarnya seraya menarik pergelangan tangan gadis kecil itu, tanpa membantah gadis itu menurut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines