MARIA

MARIA

  • WpView
    LECTURAS 21
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 22, 2021
*** Gadis itu nampak basah kuyup, duduk termenung di trotoar. Sama sekali tidak peduli dengan darah segar yang masih menetes dari luka di pelipisnya. Bahkan, ia sama sekali tidak meringis kesakitan, padahal memar mendominasi hampir sebagian wajahnya. Namanya Maria, Gadis bermata hazel, yang sama sekali tidak ada kelembutan di hatinya. Berwatak keras, pemarah, dan menakutkan. Begitulah sosoknya dalam pandangan orang-orang. Tidak ada yang tahu, tidak ada yang bisa memahami, siapa sosok Maria sebenarnya. Bahkan, orang tuanya sekalipun. Lantas, siapa sebenarnya sosok Maria? Pada penasaran, kan? Gampang ... tinggal kepoin dan ikuti terus ceritanya. happy reading, Readers😉
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Impossible Wish
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • (TERSEDIA DI INNOVEL/DREAME] G E V A N C I A || END ✔
  • Goodbye
  • If You Know When [TELAH DITERBITKAN]
  • love story zetira pratmadja 2
  • Kimi No Na Wa
  • Gadis Kelam
  • •|| OCEANUM ||•

"Shit, mata gue salah. Jelas itu bukan dia! ia janji ga bakal bohong lagi! Enggak! Ini pasti cuma mirip" ucap seorang gadis bermata biru berambut panjang dengan air mata yang tak terbendung lagi. Sambil terus menyakinkan dirinya bahwa apa yang dilihatnya hanya halusinasi belaka. "You know? Terkadang bukan karena kebohongan kita membenci sesesorang, tapi karena sedih menerima kenyataan bahwa ia tak bisa lagi kita percaya" ucap seorang laki laki dengan nada dingin nya yang khas. Entah dari mana dia datang aku tidak tahu. Badanku kaku, lidah ku kelu dan kepalaku rasanya berat untuk menoleh. Dia langsung menarikku ke dalam pelukannya. Aku merasa menjadi orang yang sangat tidak berdaya sekarang. Bagaimana bisa orang itu dengan mudahnya memporak porandakan hidupku dalam satu kedipan mata? "Kemarin dia buat gue ngerasa begitu istimewa. Tapi sekarang, dia bikin gue ngerasa sama sekali gak diinginkan?" Ujar gadis bermata biru itu dengan berlinang air mata. "Gak selalu yang menurut lo itu baik adalah baik. Dan gak semua yang meurut lo itu buruk akan selalu buruk" Mendengar hal itu, gadis bermata biru itu hanya dapat menumpahkan kesedihannya dan air matanya di dada bidang pria itu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido