Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
DENTING 10 MEI

DENTING 10 MEI

  • WpView
    Leituras 19
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, abr 24, 2023
WpInfo
Ficção
Romance
Berawal dari sebuah rasa penasaran hingga timbul perasaan. Pertemuan yang tak pernah keduanya harapkan membawanya pada sebuah hubungan. Hubungan di mana hanya satu pihak saja yang berjuang. Sedangkan pihak lainnya hanya menunggu keajaiban. Dia! AZFER RAFEYFA ENDARU, sosok laki-laki tak tersentuh tapi begitu di kenal hangat di kalangan orang-orang terdekatnya. Sayangnya, ia terjebak rasa pada seorang perempuan yang sama misterius nya. Dia! AJENG ANINDITA ARDHIONA, sosok gadis berwatak keras, jutek, galak dan tegas. Tapi, di balik itu semua dia adalah sosok yang tepat untuk di jadikan teman. Walaupun hidupnya teramat sangat menyedihkan. *** "Jeng. Aku pamit yah, mau ke Bali." "Yaudah!" "Kamu gak mau bilang hati-hati gitu? Kalo aku celaka gimana?" "Lo celaka gue pesta!" JANGAN LUPA FOLLOW AKUN AUTHOR! DILARANG PLAGIAT!!!
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • ARGANTA (END)
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • Galaksi [COMPLETED]√
  • Because I'm Stupid (End)
  • FRIENDzone (Completed)
  • AZZKARA
  • Karena Kamu Rumahnya

Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo