Story cover for not the same by Araapriliasa
not the same
  • WpView
    Reads 345
  • WpVote
    Votes 142
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 345
  • WpVote
    Votes 142
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Oct 22, 2021
Layaknya manusia kembar pada umumnya gue juga sayang sama belahan jiwa gue.

Bagaimanapun dia dia tetep sodara gue, dulu gue mikir kaya gitu sampai suatu saat dia rebut semuanya dari gue.

Gue gapernah marah gue hanya diam.

********

"Liat koa kamu harus kaya dia, dia pinter ketua OSIS gapernah membangkang ga kaya kamu selalu ngebangkang apa yang mama perintah"

"Ga ngebangkang atau membangkang aku selalu salah Dimata mama dan papa apapun yang aku lakukan gapernah mama papa anggap,selalu koa pemenangnya buat apa aku ikutin perkataan mama kalo PEMERAN UTAMANYA TETEP AJA KOA"jawab kei mengeluarkan unek-unek yang selama ini ia pendam

"Kamu selalu seperti ini,selalu menjawab,dasar anak gaberguna"kalimat yang sampai kapanpun akan selalu gue inget setiap gue ketemu mama

"Makasih ko makasih udah bikin gua jadi kaga gini"sambil mengepalkan tangan yang siap menonjok apapun didepannya tapi dia tahan karena ada mama didepannya

********

Setiap hari dibanding-bandingkan, dicaci,ga di anggap

Semenyedihkan itu kah hidup gue?

********

Semua berubah dan gue mulai benci dia..

Dia merebut semuanya papa,mama bahkan orang yang gua cinta.

Dalam hal ini gue ngalah tapi soal dia gue gabakal ngalah..

Lo udah menang dalam hal keluarga, Lo udah menang soal semua yang dulu gua punya, Lo ambil itu, Lo sejahat itu ko..

Cukup...
All Rights Reserved
Sign up to add not the same to your library and receive updates
or
#59friendly
Content Guidelines
You may also like
 ALZERA (On Going) by CifaCiaull658
14 parts Complete Mature
"ENTAH INI SUATU KE BETULAN, ATAU MEMANG GARIS DARI SEBUAH TAKDIR YANG MEMANG SUDAH TUHAN TENTUKAN MELALUI SUATU KEBOHONGAN" "HEH LU KALONYEBRANG TU PAKE MATA DONG!!" Sentak laki laki yang hampir saja menabrak Liza dengan penuh emosi "Maaf ya ka, tapi dimana-mana nyebrang itu bukan nya pake kaki?" jawab gadis itu sambil bangkit dari aspal "Terserah lu, udah bagus rem motor gua pakem , klo ga, udah masuk Rs kali lu, gua juga yang harus tanggung jawab" ucap Kesal cowo berseragam putih abu ber halem full fac diatas motor sport dengan jaket hitam kebanggan yang melekat di tubuh nya " tapi bukan sepenuhnya salah aku dong ka, kakanya juga bawamotornya kebut kebutan, lagian aku udah liat kanan kiri dulu ko sebelum nyebrang" Ucap gadis itu dengan nada yang tetap santay "Jawab mulu lu ya.., udaah cepet minggir, males gua ladenin Cewe frik ka ya lu" "Pagi-pagi udah bikin gua kesel aja dasar cewe frik" grutunya dan kmbali melajukan motornya dengan kecepatan tinggi meninggalkan gadis yang barusan hampir ia tabrak "NYEBELIN BANGET SI TU COWO BUKAN NYA MINTA MAAF, sabar liza masi pagi, jangan rusak mood kamu hari ini cuma gara gara cowo nyebelin itu okey " grutu gadis itu mengingatkan dirinya sendiri menghela nafas dan mengelus dadanya mencoba tetap tenang dan tetap bersabar (KALO KALIAN PNASARAN GIMANA ALUR CERITANYA lanjut terus baca ya..!) "Knalin karakter mereka di cerita pertama ku kali ini" (Jangan lupa vot sebanyak banyak nya and komen, ajak tmn tmn kalian baca crita aku ya guysss🥰) "HAPPY READING GUYSS"🥳🤩
GHAVARI  by alghisty_
11 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
You may also like
Slide 1 of 8
Transmigrated as twins cover
ALGARA & ALTARA [End]✓ cover
DIVIDED LOVE cover
 ALZERA (On Going) cover
It's True Love With Ketos cover
TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)  cover
Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT] cover
GHAVARI  cover

Transmigrated as twins

57 parts Ongoing

Rafa dan Dava adalah dua sahabat yang sama sama aktif, toxic dan bertengkar dalam hal kecil, namun selalu kembali berbaikan setelah 3 menit kemudian. Rafa, meski punya asma, aktifnya sangat luar biasa, membuat guru jadi sakit kepala, dan tak pernah kapok meski setelahnya harus mendapatkan udara lewat masker oksigen atau inhaler. Dava pun begitu. Mereka satu hati, satu jiwa, dan selalu satu pikiran. Rafa terluka, ia ikut terluka, Rafa dihukum, ikut dihukum, Rafa sakit, ia tak ikut sakit. layaknya anak kembar. Suatu hari, kebakaran besar melanda sekolah mereka. Rafa terjebak di UKS, dan Dava, yang sudah keluar duluan, kembali ke dalam untuk menyelamatkan Rafa. tapi, ya begitulah takdir. mereka mati tertimpa reruntuhan, sebelum bisa keluar. dan Rafa, sudah lebih dulu pergi di pelukan Dava karena terlalu banyak menghirup asap yang membuat Paru paru nya terbakar. ketika terbangun... "Anjir, lo siapa? " "Gue Rafa." "bohong, muka lo gak ganteng kek gini, anjay." "lah, anjir. lo siapa sok kenal gue?! " "Dava, gue. " "bohong, Dava juga gak punya muka ganteng. yeeuuu asbun, lo." "eh anjir. gue kan dah mati, sialan! gue Rafa!" "lah iya, gue juga mati pas nolongin si Rafa! " "Sialan! jadi... " KITA PINDAH BADAN, GITU?! " Cerita baru~ suasana baru~ misi baru~ hasil pemikiran sendiriii, terlalu banyak inspirasi ampe susah tidur~ *ngobatin Papi Sapier, pake cerita si kembar baru, neh.