- { DUNIA yang KEJAM } -

- { DUNIA yang KEJAM } -

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 5, 2022
Jiwa yang rapuh, dunia yang kejam, masa lalu yang kelam. Sadis, Dingin, Keras, Tak tersentuh, dan Tak Berperasaan, Itulah kehidupanku. Hidup didalam gelimang harta tak pernah menjamin untuk bisa mendapat kebahagiaan.. Mental yang selalu dibolak balik, sakit yang selalu dirasakan, kekejaman dan ketidakadilan yang selalu kuterima. Dunia memang sebercanda itu, seharusnya kita tertawa bukannya menangis. Ingin sekali rasanya mengakhiri hidup ini, tapi aku sadar, ini belum saatnya, aku belum sampai diakhir cerita, dan mungkin ini baru permulaan. Dan hingga pada titik kumenemukan nya, bidadariku, belahan jiwaku, sosok yang benar-benar merubah hidupku. Sosok yang awalnya tidak pernah kusangka akan menjadi pendampingku. Pendamping lelaki sepertiku, yang begitu hancur dan tak memiliki arah. - Boy Argadinatra - Awas terkena serangan baper akut Author tidak mau tanggung jawab #1 takluk (28 okt 2021) #1 takdiharapkan (29 okt 2021)
All Rights Reserved
#92
istri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NIDA ( END )
  • NASYA
  • Rekal Rara [END]
  • Can Be With Love ✅
  • FLASHBACK [COMPLETED]
  • Husband In Second Life ✓
  • Aracha
  • FRIENDzone (Completed)
  • REGATHAN [END]
  • BCS : RAGALATIFA [PREVIEW] TAHAP REPUBLISH

"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )

More details
WpActionLinkContent Guidelines