Kepada : Angin

Kepada : Angin

  • WpView
    OKUNANLAR 93
  • WpVote
    Oylar 26
  • WpPart
    Bölümler 12
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Eki 23, 2021
'Kau memang manusia tak kasat rasa, biar aku yang mengemban cinta.' Beberapa hal indah memang membawa bahagia yang nyata. Namun hal-hal yang terjadi begitu cepat, akan membawa bingung yang tak sedikit pula. Potongan- potongan yang hilang, yang entah bagaimana datang satu persatu. Memperjelas apa-apa yang ada dalam benak. Deanna, gadis yang tak lelah mengagumi Bayu Pradipta. Siswa kelas 12 yang mengunci perasaannya sejak kelas 10. Apa yang akan ia lakukan, ketika lelaki itu seolah membuka kesempatan bagi Deanna? Akankah sebuah sebuah lokasi pengungsian bencana mampu memberi jawaban atas pertanyaan dari keduanya?
Tüm hakları saklıdır
#23
relawan
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • KALA BIRU DEWATA
  • When The Wings Fall
  • Whisper of St. Eclaire
  • All About You [END]
  • ARES KIRANA
  • Love Vibes
  • Rynathan [✔]
  • Rahasia Kita [END]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi