Bloody Night --- DARK EVENT

Bloody Night --- DARK EVENT

  • WpView
    Reads 643
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 6, 2021
DARK THEME EVENT --- BLOODY NIGHT *** Hari pembersihan. Hari di mana pemerintah melegalkan semua tumpahan dendam warganya. Sebagian orang senang dengan adanya hari spesial ini. Namun, tidak untuk orang-orang yang mengalami kejadian serupa seperti Lee Taeyong. Orang tuanya dan adiknya harus meninggal. Terbunuh oleh orang yang membenci keluarganya. Dia harus melanjutkan hidupnya sendirian. Dengan beberapa orang lainnya, mereka berlindung di sebuah tempat bersama sampai hari pembersihan selesai. Tapi, apakah Taeyong bisa bertahan hidup sampai hari pembersihan berakhir? Akankah pemuda itu bertemu dengan orang yang membunuh keluarganya? Thriller Team ©WE, 2021
All Rights Reserved
#220
sana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pӧlzl  [Tamat]
  • Bloody Mystery
  • 죽은(jugeun)
  • crime&less, heejake
  • Jejak Tak kasat Mata (END)
  • AURA : Past Sins ✔️
  • SLEEP WITH THE DEVIL [JenYong]
  • [✓] 𝐒talker
  • Fatum {panwink} ✅
  • The Forest of Destiny | Nomin ✔

Pemenang Wattys 2020 kategori Mistery / Thriller (Biasakan follow author dulu sebelum membaca) Adakah yang lebih mengerikan dari sekadar menghadapi anggota keluargamu mati satu per satu, secara bergiliran, tidak rasional dan tidak dapat diterka? Sejak ditemukannya mayat seorang bartender yang tertimbun salju di halaman depan rumah keluarga Pӧlzl, rentetan tudingan membuat kehidupan mereka terasingi. Keanehan tingkah dan perilaku satu per satu anggota keluarga mulai bermunculan. Masing- masing bersembunyi, menyimpan rahasia dalam tabir tak tersingkap. Dalam beberapa periode waktu, teror masyarakat desa menjadi pembangkit sejarah kesadisan nenek moyang keluarga Pölzl. Kekuatan baru pun muncul ke permukaan. Seolah fitnah dan tudingan menjadi pemicu lahirnya si pembantai masyarakat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines