Story cover for HAN JIMIN by Jim_Noona
HAN JIMIN
  • WpView
    Reads 20,585
  • WpVote
    Votes 2,957
  • WpPart
    Parts 44
  • WpView
    Reads 20,585
  • WpVote
    Votes 2,957
  • WpPart
    Parts 44
Ongoing, First published Oct 22, 2021
E N D

Eight story by: Jim_Noona


Pria itu datang saat aku memang sedang membutuhkan uluran tangannya. Kupikir dia hanya ingin sekedar membantuku, tapi ternyata dia juga ingin aku membantunya.

"Menikah denganku, maka aku akan menyuntikkan dana sebanyak yang kau butuhkan beserta dengan keuntungan lain yang akan kita sepakati."

Kisah ini mungkin sudah banyak kalian dengar, tapi setiap kisah manusia pasti memiliki perbedaan. Aku akan membawa kalian untuk mengetahui konsekuensi Han Jimin yang memintaku untuk menikah sementara dia tidak berniat untuk menikah denganku karena cinta.

*Beautiful cover with vblue_art
All Rights Reserved
Sign up to add HAN JIMIN to your library and receive updates
or
#21penerbitskuad
Content Guidelines
You may also like
It's Always Been You✔️  by WinterAurora00
44 parts Complete
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
You may also like
Slide 1 of 10
Purple Book » Jeno X You cover
Luv Cuz of a DEAL ✓ [Jimin] cover
It's Always Been You✔️  cover
[1] The Beginning of The Road cover
Wisnu & Erinna cover
Little Love Story  cover
Boy With Luv - YOONMIN (End) cover
Singularity cover
𝐂𝐡𝐨𝐨𝐬𝐞 𝐀𝐧𝐝 𝐋𝐞𝐚𝐯𝐞 cover
HUJAN & KALIL cover

Purple Book » Jeno X You

2 parts Ongoing Mature

Part of Fantasy Series. WARNING! Rating 22+ Mature Content🔞 Not Children *** Jeno mencintai hidupnya yang datar penuh kesendirian. Sampai temannya mengajak Jeno mendatangi perpustakaan tua di perbatasan kota. Dan secara tidak logis, ketika dia terbangun setelah tak sengaja tertidur saat membaca sebuah buku dongeng usang di sana, dia melihat seorang wanita dengan gaun ala purtri kerajaan muncul di hadapannya. "Jangan mengikutiku!" Jeno melihat kesekitarnya, "apa aku sedang dikerjai dan masuk ke acara televisi ya?" gumamnya. Wanita menggenggam tangannya, menatap Jeno dengan mata bulat yang indah. "Aku tidak tahu ini di mana, biarkan aku mengikutimu. Begitu aku kembali ke kerajaan. Aku janji akan menikah denganmu dan menjadikanmu seorang raja." Jeno menggeleng tak percaya. Ini gila dan tak masuk akal. "Aku tidak butuh menjadi raja. Aku hanya butuh rumah berlapis emas agar aku tidak perlu bekerja lagi." "Sepakat!" "Argh! Aku jadi merasa tidak waras!"