First Love

First Love

  • WpView
    Reads 194
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 10, 2021
"Dengar baik-baik, para wanita diluar sana mungkin saja bisa bersaing untuk mendapatkan ku. Tapi apakah mereka bisa bersaing dan mengalahkan seorang wanita yang aku cintai?" "Siapa? Siapa wanita itu? Siapa wanita yang kau cintai itu? Kenapa kau malah menikahi ku?" Ia sedikit menjeda kalimatnya saat teringat sesuatu "Ja.. jangan bilang, jika wanita itu adalah aku?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ayo Nikah! (End)
  • zeandra dan Marsha...
  • GARAM ATAU MADU? (END)
  • "Tanggung Jawab"
  • RUNTUH | selesai
  • Hah Kita Nikah??? Masa Sih?
  • Perjodohan (Zeesha)
  • Turun Ranjang
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • You Are My Wish || ✔️

"Terus kenapa sampai sekarang lu belum nikah?" tanyaku kini. Randu dan aku memang kurang beruntung dalam hal percintaan. Berkali-kali pacaran tapi berakhir dengan bubar jalan. Sampai-sampai mamanya, Tante Indy berkelakar kalau jodoh Randu itu aku dan aku jodohnya Randu, makanya baik aku dan Randu susah dapat jodoh. Tinggal nunggu sadar aja katanya. Lah, aku sama Randu gak sadar-sadar dong karena gak ada getaran apa-apa. sumpah ya, dia itu beneran udah kayak temen satu rahim aja gitu. "Gue nungguin lu kawin, kalo lu udah nemu jodoh lu baru gue gencar cari jodoh," lah apaan tuh jawaban, teori dari mana tuh? "Kalau gue gak kawin-kawin gimana?" kataku kini. Dia mendengus kesal lalu membalikan tubuhnya tepat ke layar televisi lalu mengambil stik PS-nya kembali dan kembali fokus pada mainannya, meskipun aku mendengar dia bergumam. "Kalau lu gak kawin ya gue juga gak kawin, kalau perlu lu gue kawinin," apaan tuh? Dia ngomongnya cepet banget meskipun aku tetap bisa mendengar. Hanya saja aku ingin mendengar lebih jelas, takut kalau-kalau aku salah denger. "Apa-apa? gue gak denger!" kataku penasaran. Dia mendengus. "Kagak ada siaran ulang!" katanya kesal dan aku hanya tertawa saja melihat dia yang terkadang salah tingkah dengan segala leluconku. Du, masa gue harus nikah sama lu kalau gue gak dapet jodoh, geli banget deh gue bayanginnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines