Story cover for Turn The Throne by Aycahyaa_
Turn The Throne
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado oct 23, 2021
Seorang raja yang memiliki permaisuri lalu kemudian menikahi seorang selir lagi sangat terdengar tidak lagi asing.

Sama halnya dengan raja Badra. ia memiliki 2 orang istri yang sama-sama mengandung anaknya. Saat hari kelahiran tiba, sang ratu melahirkan putri mahkota  yang di nantikan semua rakyat. Dan di saat yang sama selir raja juga melahirkan 2 putri sekaligus. 

Nasib malang menimpa selir raja karena peraturan kerajaan yang hanya mengizinkan selir memiliki 1 anak. Salah satu putri selir pun di asingkan. 

Seiring berjalanya waktu, 2 putri raja tumbuh menjadi gadis yang cantik. Namun, hal aneh terjadi pada sikap putri selir yang berubah sangat jahat. 

Apa yang menyebabkan putri selir raja menjadi jahat? 
Akan jatuh pada tangan siapa kah tahta kerajaan Theobron?
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Turn The Throne a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#116kebaikan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Laksana Angin Bagaikan Hujan de SkiaLingga
54 partes Continúa
Sebagai gadis malas yang lebih suka duduk bahkan jika disuruh berdiri, Serayu merasa aturan wanita bangsawan tidak cocok untuknya. Karena itu, ketika Maharaja menjodohkannya dengan seorang ajipati, haruskah Serayu bertindak sebagai wanita yang sesuai dengan keluarga kerajaan atau tetap menjadi dirinya sendiri? * * * Seorang gadis bangsawan dituntut menjadi cantik, berbakat dan berbudi luhur. Mereka juga harus mengikuti 3 aturan wajib seorang wanita sebelum dikatakan sempurna, yaitu; patuh pada ayah saat gadis, tunduk pada suami sebagai istri, dan mengikuti putra ketika menjanda. Jadi, seorang wanita bangsawan yang baik harus menurut saat dinikahkan oleh orang tuanya, rela ketika suaminya mengambil selir, dan mendukung putranya bahkan jika menantunya menderita. Serayu merasa itu semua tidak masuk akal. Jika pria bisa mengambil selir, kenapa wanita tidak dibolehkan melakukan hal yang sama? Jika pria bisa menikah lagi setelah istrinya meninggal, kenapa wanita harus tetap menjanda? Karenanya, Serayu memutuskan tidak akan menikah, lebih baik memelihara beberapa pria tampan dan hidup nyaman selamanya. Namun, Maharaja tiba-tiba menurunkan dekrit untuk menikahkan Serayu dengan salah satu keponakannya. Hal ini tidak hanya merusak rencana indah Serayu, tapi juga menyeretnya ke dalam perkara perebutan takhta antara pewaris. Dikatakan pernikahan di antara bangsawan adalah masalah kepentingan, dan tidak ada ketulusan dalam keluarga kerajaan, jadi saat dua insan dipersatukan secara paksa, semua orang mengira bahwa kehidupan pernikahan mereka tidak akan bahagia. Gadis malas yang suka berpura-pura bertemu dengan pria yang kerap memakai topeng―siapa yang akan pertama mengalah? Terutama saat Serayu menyadari bahwa suaminya yang 'baik' ternyata memiliki ambisi tinggi, haruskah dia mendukung atau menghentikannya? #Fiksi Sejarah-Romansa-Drama *** Dilarang untuk MENGCOPY/MENGAMBIL SEBAGIAN atau SELURUH isi cerita ini. Copyright©2024 Cover : Pinterest SKIA LINGGA
Miracle of Life de NinsJo
58 partes Concluida
Bukannya pergi ke alam baka setelah insiden penembakan yang ia alami, namun pada saat membuka mata, pemandangan yang pertama kali dilihatnya adalah wajah seorang pria rupawan yang membayang tepat di atasnya. Ia dan pria itu sama-sama telanjang dan pria itu berada di atasnya karena sedang menyetubuhinya. Secara refleks, Isvara menonjok wajah pria itu kemudian mendorong tubuhnya agar menyingkir dari atasnya. "Apa yang kau lakukan!" raung pria itu. ****** Situasi dan keadaan macam apa ini? Belum selesai benaknya memikirkan tragedi penembakan yang ia alami, Isvara malah dihadapkan dengan kejadian aneh dan rumit. "Apa kau Raja Zeroun Xerxes Ivanovski? Apa sekarang aku berada di Kerajaan Amalis?" Isvara bertanya hanya untuk memastikan. "Untuk apa bertanya sesuatu yang sudah kau ketahui," desis pria itu. "Sepertinya kau benar-benar kerasukan, Selir Isvara Lavanya," imbuhnya. Jawaban pria itu secara tidak langsung mengiyakan pertanyaannya. Isvara tercenung. Darah di wajahnya seolah tidak mengalir sebagaimana mestinya, wajahnya pucat pasi. Bagaimana mungkin ia berada di sini, di dalam buku fiktif kuno pemberian kakek buyutnya, tempat fiktif yang mungkin tidak tertera dalam peta dunia. ****** Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata. *Pictures in some chapters by pinterest. #1 in Indonesia 14/10/23 #1 in Takdir 18/10/23 #3 in Cinta 18/10/23 #1 in Reinkarnasi 20/10/23 #1 in Fantasy 23/10/23 #1 in Posesif 23/10/23 #1 in Romansa 30/10/23 #1 in Kingdom 07/11/23
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Laksana Angin Bagaikan Hujan cover
Miracle of Life cover
Kehidupan Baru Rosalind Kieran cover
[B1]√Quick Wear: The Enchanting Concubine, Rules of Survival and Plunder cover
Kaisar Fall in Love. (End Di Dreame) cover
Hasrat Sang Pangeran cover
King Emperor of Joseon cover
Revenge Marriage (SELESAI) cover
BETWEEN TWO PRINCES (On Going) cover

Laksana Angin Bagaikan Hujan

54 partes Continúa

Sebagai gadis malas yang lebih suka duduk bahkan jika disuruh berdiri, Serayu merasa aturan wanita bangsawan tidak cocok untuknya. Karena itu, ketika Maharaja menjodohkannya dengan seorang ajipati, haruskah Serayu bertindak sebagai wanita yang sesuai dengan keluarga kerajaan atau tetap menjadi dirinya sendiri? * * * Seorang gadis bangsawan dituntut menjadi cantik, berbakat dan berbudi luhur. Mereka juga harus mengikuti 3 aturan wajib seorang wanita sebelum dikatakan sempurna, yaitu; patuh pada ayah saat gadis, tunduk pada suami sebagai istri, dan mengikuti putra ketika menjanda. Jadi, seorang wanita bangsawan yang baik harus menurut saat dinikahkan oleh orang tuanya, rela ketika suaminya mengambil selir, dan mendukung putranya bahkan jika menantunya menderita. Serayu merasa itu semua tidak masuk akal. Jika pria bisa mengambil selir, kenapa wanita tidak dibolehkan melakukan hal yang sama? Jika pria bisa menikah lagi setelah istrinya meninggal, kenapa wanita harus tetap menjanda? Karenanya, Serayu memutuskan tidak akan menikah, lebih baik memelihara beberapa pria tampan dan hidup nyaman selamanya. Namun, Maharaja tiba-tiba menurunkan dekrit untuk menikahkan Serayu dengan salah satu keponakannya. Hal ini tidak hanya merusak rencana indah Serayu, tapi juga menyeretnya ke dalam perkara perebutan takhta antara pewaris. Dikatakan pernikahan di antara bangsawan adalah masalah kepentingan, dan tidak ada ketulusan dalam keluarga kerajaan, jadi saat dua insan dipersatukan secara paksa, semua orang mengira bahwa kehidupan pernikahan mereka tidak akan bahagia. Gadis malas yang suka berpura-pura bertemu dengan pria yang kerap memakai topeng―siapa yang akan pertama mengalah? Terutama saat Serayu menyadari bahwa suaminya yang 'baik' ternyata memiliki ambisi tinggi, haruskah dia mendukung atau menghentikannya? #Fiksi Sejarah-Romansa-Drama *** Dilarang untuk MENGCOPY/MENGAMBIL SEBAGIAN atau SELURUH isi cerita ini. Copyright©2024 Cover : Pinterest SKIA LINGGA