Lily dan Dunianya

Lily dan Dunianya

  • WpView
    LECTURES 31
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., oct. 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Gadis ber sweater gelap itu sama sekali tak meminta banyak hal dari Tuhan. Gadis itu hanya ingin satu. Dia hanya ingin dihidupkan sedikit lebih lama lagi. Gadis itu ingin melihat dunia lebih lama lagi. Berboncengan bersama Mahend dan melihat kedua orang tua nya bahagia. Tapi seperti nya Tuhan punya rencana lain. Karena sekarang, gadis itu telah pergi dengan tenang. Membawa semua kenangan yang indah di dalam benaknya. Tepat di ulang tahunnya yang ke delapan belas, umur gadis itu di hentikan oleh Tuhan. Kini lagu dengan lirik semoga panjang umur itu hanyalah sebuah harapan Lily yang tak terkabulkan. Tuhan merenggut gadis itu dan memadamkan dunia aneh dan mengerikannya. Selamat tidur Lily. Hari ini dan seterusnya, kau tak perlu merasakan sakit lagi. Lily, peluklah Tuhan erat erat. Kita akan bertemu di kehidupan berikut nya.
Tous Droits Réservés
#1
menyedihkan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Diary Zofanya
  • Laura Dan Leo
  • Love or Life
  • LUKA!
  • SIRNA [TERBIT] ✔
  • 𝐍𝐚𝐟𝐚𝐬'
  • Berkisah Untuk Berpisah (On Going)
  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • I'm Bad Girl
  • JANJI TERAKHIR, LINO [TERBIT!]

Setidaknya aku ingin merasa kali ini jiwaku hidup. Aku selalu menunggu sinar bulan untuk menerangi kegelapan malam ku. Aku selalu menunggu mentari datang menyapa menyambut pagi ku. Tapi sayangnya, semua itu tak pernah lagi kurasakan. Setiap hembusan nafasku, rasanya selalu mencekik di pangkal tenggorokan ku. Seolah-olah dunia memang tidak menginginkan aku untuk ada. Aku benci keadaan ini. Aku lelah. Tapi aku tak bisa menyerah untuk saat ini. "Bisakah kamu hadir hanya untuk menyembuhkan luka ini sekejap saja? aku sakit Ga" aku menekuk lutut di sudut kamar dengan air mata yang tak berhenti jatuh membasahi pipi putihnya. Jemarinya kuat mengepal, merefleksikan bahwa ia sedang sangat ketakutan. Kusematkan namamu dalam hatiku. Sejauh apapun dirimu saat ini, aku akan selalu membawamu mengabadi. Argio Devanandra. Dalam relung hatiku, aku katakan aku mencintaimu. Dari masa lalumu Zofanya Anggia Putri

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu