❝Izinkan Aku Bersamamu Walau Hatimu Tidak Bersamaku❞
Ternyata... Senyum yang selalu terpampang
Tak membuat rasa sakit itu menghilang
Dan kebenaran yang terlihat
Akan berakhir Tamat.
~
Mau mendengarkan sebuah kisah?
Dulu... Saat aku kecil, aku pernah datang ke Taman tempatku bersekolah dulu. Aku melihat banyak sekali kepompong yang bergelantungan di dedaunan.
Tapi mirisnya, semua kepompong itu rusak dan mati, saat itu aku berpikir. 'Sudah dikurung seperti itu, apa dia tetap tak pantas hidup dan mendapatkan kebebasan? Ingin Hidup saja rasanya sangat merugikan orang-orang.
Besoknya aku kembali ketempat itu pagi sekali... Aku pikir semua telah mati, dan saat aku menelusuri dalam-dalam, bibirku tersenyum. Tak semua kepompong itu mati, ada yang masih bertahan dan dia sudah mulai bebas, kepompong itu sudah berubah menjadi kupu-kupu.
Dia bebas, kepompong itu bebas... Tak ada rasa sakit, khawatir, tercekat, dan takut akan hidup yang rakus ini.
Aku ingin menjadi kupu-kupu, agar aku bebas, aku bosan menjadi kepompong....
❗Hak cipta dilindungi oleh undang-undang
❗Rasa sakit
❗Menangis tidak tertawa
❗No plagiat-plagiat!
❗Harap baca dirumah!
❗Banyak adegan bullying, kekerasan, kata-kata kotor!
❗Drama sekolah
❗Sebagian cerita diambil dari kisah nyata
❗Follow terlebih dahulu
- prolog : 25 November 2021
- epilog : -
#1 in Multimedia 6.8.2022
#1 in Kejuruan 18.9.2022
#1 in Jiandra 29.12.2022
-PROSES REVISI
WARNING⚠️
[SEBELUM BACA WAJIB FOLLOW AKUN DAN IG AUTOR YANG TELAH DISEDIAKAN DI BIO]
***
Seseorang wanita paruh baya memberikan hadiah cambukan pada anaknya yang melakukan kesalahan sangat kecil, namun dimatanya kesalahan itu terlampau besar.
Anaknya menangis dan meminta ampun agar pukulan demi pukulan berhenti, tetapi yang didapatkan malah justru sebaliknya pukulan makin keras dan menerjang tubuhnya. Tetapi karena rasa kebencian perempuan yang melahirkannya, dia tetap bersih kukuh memukul, menendang, mencambuknya bahkan memukul menggunakan tongkat besbol.
"Ampun Mahhh, bukan aku yang bunuh ayahhh" ucapnya dengan isakan, ringisan menahan sakit.
"KAN SUDAH PERNAH SAYA BILANG SAYA BUKAN MAMAH KAMU!!! KAMU PENYEBAB SUAMI SAYA MATI SEBAGAI BALASAN KAMU HARUS MATI" Menarik rambut perempuan yang sudah terduduk di lantai.
Ini adalah kisah seseorang gadis yang meminta kebahagian pada keluarga kandungnya, walaupun keluarganya tidak menginginkan kehadirannya.
Karena rasa sayangnya dia rela dijadikan sebagai hewan dan pembantu dirumah. Akankah gadis itu mendapatkan kebahagiaan yang dia inginkan? Atau justru hinaan yang dia dapatkan? Semoga tuhan membuka pintu hati keluarganya.
***
kepo ya?
mampir dong masa gak hahaha...
TIDAK NERIMA PLAGIAT-!!!
[JIKA ADA PERSAMAAN TOKOH, COVER, DAN LATAR BELAKANG CERITA ITU MURNI TIDAK TERSENGAJAAN KAWAN!]
jangan lupa vote and komen
dan sebar link keteman teman kalian ya.
follow ig autor.
Axrsty_
dan jangan lupa follow akun autor.
sampai jumpa🙌🏻
publikasi: 5/7/2021
end: 24/9/2021