Story cover for Retisalya by Deviraa_Sp
Retisalya
  • WpView
    LECTURAS 142
  • WpVote
    Votos 59
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 142
  • WpVote
    Votos 59
  • WpPart
    Partes 7
Continúa, Has publicado oct 24, 2021
Sebuah luka yang selama ini tertanam dalam dirinya, apakah mampu membuat gadis itu bertahan dalam sebuah rantai penderitaan yang ia alami?

Pada siapa ia harus berkeluh kesah? Di mana ia harus mencari sebuah keadilan yang berpihak padanya? 

Mungkin pada akhirnya, semua impian yang ia tanam pun tertimbun oleh ribuan duka yang kian menggores luka.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Retisalya a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#591dendam
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Nathalea cover
EVIDEN (Republish) cover
Desire (END) cover
Wounds  [On Going] cover
HIDDEN I (The End) cover
PAIN (TERBIT) ✔ cover
RUANG DEPRESI [ END ] cover
Dandelion cover
Raymentara cover
Luka Diantara Kita [ TAHAP REVISI] cover

Nathalea

45 partes Continúa

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]