E M E L Y

E M E L Y

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 12, 2022
Adil kah Dunia ini Bagimu ? Jika Pada mu 'Ya' Mengapa Padaku tidak ? Bagaimana Rasanya saat DUNIA selalu berpihak padamu ? Bagaimana Rasanya jika Dunia ini bahkan SETIAP HARI nya hampir MEMBUNUH mu? Apa yang akan kau rasakan jika TAK ada seorang pun yang iba padamu ? Apa yang akan kau lakukan ? Jawabanku hanya BERTAHAN. Disaat, Lingkungan sekitar ku selalu menganggap ku kesialan dan sampah! Dimana Letak Keadilan itu? Bisakah Sedikit saja aku merasakan Dunia ini Adil Padaku! Bisakah? Tapi jika suatu saat nanti aku pergi, kalian jangan pernah menyesal. * Mau kah kau Membaca Cerita tentang kehidupan ku ? Atau mungkin Kau lah orang Pertama yang akan mengasihani ku ? Atau kau akan bersikap sama seperti Mereka?! EMELY SHAQUEENA ALTEZA
All Rights Reserved
#309
kesedihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • AYAH, AKU ANAKMU (TERSEDIA DI SHOPEE)
  • Earth √̲
  • GRIZELLE [Completed]
  • [End] Perfectly Imperfect
  • Cahaya [COMPLETED]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • YOU'RE PSYCHO(END)
  • BAD GOOD FATHER (END)
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines