Panggil Aku Pembunuh!

Panggil Aku Pembunuh!

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 2, 2021
Katanya rumah itu adalah tempat kembali pulang. Lalu, bagaimana kalau rumah adalah tempat menerima caci-maki? Bagaimana dengan petuah "ada surga di rumahmu?" Mama, come here Daddy, I'm alone 'Cause this house don't feel like home Ini kisahnya, Adhiatma. Pemuda yang selalu berpura-pura tersenyum, di saat air mata jatuh. Tentang dia yang mencari kenyamanan dengan kekerasan. "Ada satu hal yang ingin aku lakukan sejak dulu, tapi malu. Memelukmu ibu."
All Rights Reserved
#135
agst
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Kau Rumahku
  • Kesedihan [SELESAI]
  • La Casa del Alma
  • BROKEN : The secret of life
  • Far From Home [TERBIT]
  • Boleh Aku Cerita?
  • 𝑾𝒉𝒆𝒓𝒆 𝑰𝒔 𝑴𝒚 𝑯𝒐𝒎𝒆?
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Buah kebencian untuk ayah END (Versi revisi)

"Kenapa aku harus lahir kalau hanya untuk menderita?" Aku ingin pulang. Bukan ke rumah-karena rumah bukan tempatku merasa aman. Aku hanya ingin pulang ke tempat di mana aku bisa menghilang. Karena hidup seperti ini... rasanya lebih menyakitkan daripada mati. . . . . ayo ikuti kisahnya💕

More details
WpActionLinkContent Guidelines