Fi Amanillah

Fi Amanillah

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 23, 2022
Manusia itu makhluk yang unik, mencari yang tiada, menghiraukan yang ada. Dan ketika mereka berada di titik perpisahan, barulah mereka menyadari seberapa penting nya orang yang dulu mereka hirau kan. "Jika aku pergi nanti, jangan tanyakan pada teman ku di mana aku. Tapi tanyakan pada diri mu, apakah aku berharga?" Kata kata yang cukup indah untuk seseorang yang sepanjang mereka bersama hanya menganggap orang lain hanya sebatas kenalan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Still The Winner
  • sebenci itu??
  • sebuah janji (end)
  • Quant (On Going)
  • serpihan hati
  • The Bloodless

Jarak yang memisahkan kita dan waktu yang akan mempertemukan kita kembali. Kita di pertemukan oleh waktu namun kita juga harus berpisah karena jarak, tapi jarak itu bukan sebuah masalah besar dalam hubungan, kita hanya perlu saling mempercayai satu sama lain dan juga percaya akan takdir, jika dia di takdir kan untuk ku maka sejauh apapun jarak memisahkan kita berdua, pasti akan bertemu kembali. Hati ini... masih untukmu, karena kamu tetap pemenangnya. ___________________________________________________ "Ini buat kamu." ucap seorang anak laki-laki "Ini beneran buat aku?." ucap nya dengan wajah berbinar. "Iya, itu buat kamu sebagai tanda pertemanan kita."ucapnya sambil tersenyum. "Makasih ya aku bakalan jaga pemberian dari kamu." Dia masih ingat,itu pembicaraan terakhir sebelum pergi meninggalkannya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines