DANDELION

DANDELION

  • WpView
    Reads 276
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 5, 2023
WpInfo
Fanfic
NCT
Bertemu denganmu adalah sebuah ketidaksengajaan, mencintai mu adalah takdir yang aku rencanakan. "Pelangi, kamu hanya manusia biasa, jangan paksa diri kamu untuk tetap terlihat kuat kalau memang kamu sudah dititik lelah." ucapan samar yang menyapu indra pendengaran, pelukan hangat yang menghalau udara dingin walaupun tetesan air hujan membasahi tubuhnya keduanya. "Hujan, maaf Pelangi cuman bisa sampai disini. Kamu selesaikan cerita mu dengan akhir yang bahagia, janji ya?" Runtuh. Hancur sudah hati Hujan ketika mendengar kalimat itu keluar dari bibir pemilik hatinya. Ia terlalu gelap mata ketika memutuskan untuk jatuh cinta, hingga lupa bahwa ia tidak bisa menentukan akhir dari takdir kisah cinta nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Get You The Sun [COMPLETED]
  • Niskala Adarma
  • SARAY(U) [Completed]
  • My Obsession (Chika×Ara)
  • Pelangi Setelah Hujan (END)
  • Cold-Hearted Crush! - Jeno & Yeji

"I'll be your sun, so that you can shine on your every way." Relungnya terdesak sesak. Sebaris kalimat yang pernah menjadi begitu menenangkannya, kini tak lain hanya menghancurkannya. Lantas berulang kali ratap akan 'bagaimana' tersuarakan dalam pikirnya. Bagaimana mungkin pemuda itu dengan begitu mudah menyerahkan diri menjadi mentarinya? Bagaimana mungkin pemuda itu lupa akan eksistensi matahari terhadap rembulan pada kenyataannya? Bagaimana mungkin, Julian Aditya dengan mudahnya berjanji untuk memberikan cintanya penuh bak matahari pada rembulannya kepada Wulan Pramudya. Sementara garis takdir itu usai bicara, bahwa bukanlah bersama matahari bulan kan berpulang akhirnya. written in bahasa. ©Are ; 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines