Pergi & Takkan Kembali

Pergi & Takkan Kembali

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 25, 2021
Ada datang, Ada Pergi. Ada Selamat datang, Ada Selamat Tinggal. Ada yang menemani, Ada yang meninggalkan. Ada yang memberi cinta, Ada juga yang pergi meninggalkan cinta. Alasan apapun, jika memang Tuhan sudah berkehendak memisahkan, pasti ada kalanya harus melepaskan, walaupun hati tidak bisa menerima nya. Apakah ini takdir? Tapi, hanya takdir ku yang sangat menyedihkan ini yang tidak dimiliki oleh siapapun oleh orang di luar sana. Apakah aku berhak dicintai? YA! tapi, takdir ku lah yang membuat ku harus ditinggal pergi ke sekian kali nya. Apakah aku berhak bahagia? YA! bahkan bukan hanya satu kali, dua kali aku merasakan bahagia. tapi, aku ditinggalkan untuk kedua kali nya. Siapa yang ingin mencintaiku? Ada, tapi aku sudah menutup diriku untuk dicintai. Cukup. Aku sudah cukup pernah merasakan dicintai dan mencintai. Inilah kisahku, Meriana Velantino~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luna dan Rahasia laut
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • LAW OF LOVE
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Letter From Chacha (The End)
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • 31 Months for You (Revisi)

Ada yang tidak bisa dijelaskan oleh logika seperti mengapa seseorang hadir begitu hangat, lalu pergi begitu sunyi. Namaku Tara Lysandra. Dalam hidupku yang sederhana, ada satu sosok yang membuat dunia ini terasa lebih ringan-Luna Thalassa. Ia bukan kakakku, bukan saudaraku, tapi ia adalah rumahku. Seseorang yang selalu ada, sejak langkahku masih kecil hingga aku mulai memahami dunia. Kami tinggal di rumah kecil yang penuh tawa dan kehangatan, meski tak semua orang bisa memahami hubungan kami. Dunia hanya melihat kami sebagai sahabat, tapi bagiku... Luna adalah segalanya. Namun hidup tak selalu memberi kita waktu yang cukup. Kadang, bahkan sebelum kita sempat berkata "jangan pergi", takdir sudah lebih dulu menarik garis akhir. Cerita ini bukan hanya tentang kehilangan. Ini tentang mencintai dalam diam, menjaga dalam senyap, dan melepaskan dalam luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines