Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
dia milikku  nggak ada yang boleh memilikkinya selain diri ku

dia milikku nggak ada yang boleh memilikkinya selain diri ku

  • WpView
    Membaca 1,987
  • WpVote
    Vote 111
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 25, 2022
WpInfo
Non-fiksi
Takeomi×Shiniciro and Drakey And Sanrin And Emmahina and Senkaneyuhu
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#23
sanrin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Boys In The Kost [END]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan