Cinta Dalam 6 Babak: Waluyo

Cinta Dalam 6 Babak: Waluyo

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 30, 2021
Sebuah nama bagiku sama seperti sebuah judul. Judul mengenai sebuah kisah kehidupan seperti apa yang akan dilalui jiwa-jiwa baru di dunia yang penuh jalan tanpa arah ini. Jadi bagiku bukan hal mengejutkan jika bapak dan ibu berharap kehidupanku akan selaras dengan nama pemberian mereka. Dhara ekavira kusuma, nama yang selalu aku dengar di sepanjang hidupku. Kata bapak dan ibu nama dhara ekavira berarti hidupku akan terus mengalir dan aku akan menjalaninya dengan berani dan kusuma adalah nama keluargaku. Benar, Dhara Ekavira nama penuh harapan dan doa dari bapak dan ibu. Nama yang saat pertama kali aku mendengarkan maknanya bisa membuat jantungku berdebar-debar. Berdebar mengenai kisah seperti apa yang kelak akan aku lalui. Namun sekarang aku mulai ragu jika itu benar2 harapan atau tidak. Aku mulai terintimidasi karna ternyata aku seorang pengecut dalam sebagaian kisahku, kurasa. Tetapi semoga perasaan terintimidasi ini hanya sementara, semoga nantinya akan ada kisah yang bisa menjadikanku, AKU, ya aku dalam versi lengkap yang sebenar-benarnya tanpa ada akhir kegagalan. PS: Akan ada banyak hari melelahkan dan penuh omong kosong dalam hidupku
All Rights Reserved
#185
lady
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmara Jingga (Tamat)
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Mencintaimu Dalam Diam     (On Going)
  • Embun Pagi
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)

Tidak peduli sebanyak apa pun usaha yang kukerahkan agar dicintai dan bisa diterima oleh keluarga maupun orang yang kukasihi, hanya berbuah pengkhianatan dan kepahitan. Bahkan hingga di ujung napas terakhirku, segalanya pun semakin jelas bahwa aku tidak pernah dijadikan sebagai salah satu bagian dalam kehidupan mereka. Kematian datang, menjemput, dan membawaku pergi. Namun, kematian pulalah yang memilih melemparku ke raga wanita bernama Asmara. Asmara tidak sepertiku. Dia memiliki orangtua pengasih dan seorang suami pilihan. Namun, baginya tidak ada yang lebih penting daripada mengakhiri hidup karena tidak bersama dengan pria pilihan hati. Tepat pada detik jiwa Asmara lenyap, aku pun menggantikan posisinya. Kesempatan hidup kali ini aku berjanji kepada diri sendiri akan mengutamakan kebahagiaan di atas apa pun! Akan tetapi, takdir tetap memaksaku bertemu dengan masa lalu. Menghadapi orang-orang yang menyebabkanku tewas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines