When We Meet (Complete) Move To Fizzo

When We Meet (Complete) Move To Fizzo

  • WpView
    Reads 3,696
  • WpVote
    Votes 1,182
  • WpPart
    Parts 93
WpMetadataReadComplete Thu, May 26, 2022
Menjadi seorang pria tampan, berpendidikan tinggi dan memiliki konsultan hukum miliknya sendiri, memiliki itu semua tidak serta merta membuat seorang Pratama Aprilio mudah mendapatkan pasangan. Walaupun banyak wanita yang rela melakukan apapun demi menjadi pasangannya, nyatanya Pratama tidak pernah menghiraukan para wanita single itu. Namun, siapa sangka sang pengacara muda terkenal itu justru memilih mengejar cinta seorang Utami Kamalani Bagaskara yang sudah memiliki tunangan. Bahkan ia rela menjadi seorang selingkuhan dan pria simpanan dari wanita itu. Penasaran apa yang telah diperbuat oleh Utami hingga membuat Pratama bisa sebegitu jatuh cintanya? Apa sih yang membuat Pratama sebegitu tertariknya sama Utami?
All Rights Reserved
#75
kampuslife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Mas Jaksa, Anak Bapak Kos!
  • THE ORDINARY LOVE (✓)
  • Love Therapy (Selesai)
  • FOREVER YOURS REGARDLESS
  • KANAYA: The Missing Puzzle
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Senorita in Trouble
  • DEAR SOPHIA
  • Jodohku Bukan Perjaka

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines