Kenangan Yang Tak Kunjung Lupa

Kenangan Yang Tak Kunjung Lupa

  • WpView
    LETTURE 8
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, ott 27, 2021
Hari demi hari ku lewati dengan berbagai kisah, alur dan tema yang berwarna. Waktu seakan berjalan dengan cepat seperti berlari mengejar aku yang terdiam dalam sebuah renungan. Alisa mempunyai wajah yang membuatku tak akan lupa karena senyumannya mengiringi wajah cantiknya di setiap aku melihatnya. Ketika aku baru lulus SMA dan menjelang akan diwisuda, aku mengenal Alisa sebagai seorang teman dekat, harapanku lebih namun tidak tahu dengannya. Hati tak pernah bisa berbohong dan pada akhirnya aku mengungkapkan semua isi hati yang mengelisah ini kepada Alisa, tak pernah disangka ia juga akan satu kota denganku karena ia akan melanjutkan pendidikan selanjutnya di kota yang sama denganku. Namanya jodoh tak kemana, kitapun berjalan bersama-sama dengan penuh kesetiaan dan kasih sayang, memulai di kota yang baru membuat sebuah tantangan baru untuk kita hadapi bersama. Aku ingat sekali ketika berangkat pertama kali di kota itu ia memegang perutku dengan erat dan membisikiku untuk pelan-pelan saja naik motornya yang penting sampai tujuan dengan selamat dan selalu di dekatmu.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Senandika : Titik Temu
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Masa Sma Kita {bL Story} I| Tamad
  • Brian,cinta pertamaku
  • sayangnya cila ke ciara
  • He Is mine (END, Segera Terbit)
  • Come Back!
  • The Young Marriage [SALSHABILAADR & ALVAROMALDINI]
  • cinta yang terluka

Arkana hanya berniat pulang kerja seperti biasa, hingga pertemuannya dengan seorang perempuan di kereta mengubah segalanya. Alira, dengan tatapan hangat dan senyuman penuh rahasia, datang dan pergi seperti mimpi yang belum sempat diingat. Namun takdir belum selesai bicara. Ketika Alira menghilang tanpa jejak, Arkana tenggelam dalam penantian panjang yang dipenuhi tanya. Tapi hidup terus berlanjut, dengan kafe yang jadi tempat berlindung, teman-teman yang konyol sekaligus tulus, hingga secercah harapan yang muncul dari potongan petunjuk yang berserakan. Senandika bukan sekadar kisah cinta dua insan. Ini adalah cerita tentang kehilangan, harapan, keluarga, dan keberanian untuk mencintai meski luka belum sembuh sepenuhnya. Dan ketika mereka bertemu kembali, apakah cinta masih tinggal di antara jeda waktu?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti