BERBEDA

BERBEDA

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 27, 2022
WpInfo
Non-Fiction
sebuah kisah yang mengisahkan berbagai perbedaan yang tampak maupun tidak. Perjalanan seorang gadis dimana melihat dunia lebih luas yang memiliki banyak sekali perbedaan hingga tersadar bahwa dirinya ada di fase tersebut. Luka sekitar memberi sebuah kekuatan agar diri dapat berdamai walaupun tak semudah Untaian kata.
All Rights Reserved
#147
kekinian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Kedua
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Jejak Di Antara Bayangan [END]
  • *〖Akhir dari Sebuah Harapan〗*
  • Kisah Sempurna
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • GADIS LANGIT

Sebuah keluarga yang terpukul kehilangan ganda akibat penyakit langka, menemukan kembali kekuatan dan kebahagiaan melalui warisan sebuah toko buku, Senja Kata, dan pesan cinta abadi. - - - - Latar Belakang Luna: Luna (21 tahun), anak dari orang tua bercerai, hidup mandiri di rumah nenek sejak usia 12, lalu sendirian setelah nenek meninggal di usia 19. Dirawat Bunda Citra (ibu tiri) sejak usia 14. Terlahir dengan penyakit UVM (Pendarahan Otak) yang ia sembunyikan bertahun-tahun. Meninggal dunia di usia 21 karena penyakitnya. Kehilangan Bunda Citra: Satu tahun setelah kepergian Luna, Bunda Citra, pengelola toko buku Senja Kata (impian Luna), mulai menunjukkan gejala penyakit yang sama. Ia merahasiakan kondisi parahnya (sisa umur satu minggu) dari anak-anak, hanya Ayah Ari yang tahu. Bunda Citra menyiapkan surat dan hadiah terakhir untuk anak-anak. Menghabiskan minggu terakhir dengan menciptakan kenangan indah bersama keluarga. Pesan dan Warisan: Bunda Citra meninggal dunia dan dimakamkan di samping Luna. Ayah Ari mendapat petunjuk dari mimpi untuk mengizinkan anak-anak membuka amplop dan menemukan hadiah. Anak-anak (Bintang, Nara, Raka) membaca pesan terakhir penuh cinta dan menemukan hadiah-hadiah dari Bunda. Keluarga bersatu kembali, menemukan kekuatan dalam pesan dan warisan Bunda Citra dan Luna, bertekad melanjutkan Senja Kata sebagai monumen cinta dan harapan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines