One More Holy

One More Holy

  • WpView
    Reads 512,759
  • WpVote
    Votes 31,284
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 15, 2023
Savera Clearista, seorang wanita karir sekaligus pengusaha sukses. Menjadi salah satu wanita yang duduk di puncak kekuasaan dunia bisnis. Ia memiliki semuanya; harta, tahta. Apalagi yang ia butuhkan? Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa ia hanya kurang satu hal, keluarga. Duduk di puncak kekuasaan ia hanya tidak memiliki satu hal itu saja. Tapi ia tidak ingin terlalu muluk dan serakah karena menginginkan banyak hal. Tapi sepertinya Tuhan berkehendak lain? Seperti kebanyakan orang bilang; manusia hanya bisa berusaha dan Tuhan lah yang memutuskan. Dan hal ini berlaku pula untuk dirinya °°° Disclaimer: ini bukan sebuah cerita penuh dengan percintaan romantis. • Penulis: A_Fennel
All Rights Reserved
#805
galang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Faith in You : The Seeker
  • The Heiress and the Four Brothers
  • ZAWIL
  • Hancur
  • I Became The Antagonist
  • CLARISSA(Proses Revisi)
  • Tatapan Elang & Hati Angsa
  • Judgement In Hand
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • When Two Hearts Collide

Kehidupan yang kamu dambakan itu... Dengan mudahnya lenyap tepat di hadapanmu, Tidak ada harganya lagi. Frustrasi? Depresi? Bukan... Kata-kata tidak dapat mewakili perasaanmu kala itu, Bisa hidup setelah semua itu terjadi pun... Sungguh merupakan suatu keajaiban. Theta merupakan korban sekaligus saksi hidup dari suatu insiden yang merupakan rahasia besar di balik damainya negeri ini, yaitu keberadaan penyihir dan para penumpas sihir yang bekerja di balik layar. Mencari kebenaran adalah salah satu alasan kemudian ia bergabung dalam organisasi penumpas sihir, kemudian ia berlatih hingga mendapat tugas ke Kota Abad Baru. Sebuah tugas khusus yang berhubungan erat dengan insiden yang ia alami dulu. Namun, kehadiran seorang demi seorang semakin mengganjal perasaannya. Setitik demi setitik kebahagiaan mulai melekat di hatinya, seakan bertanya pada diri "Apakah ini keputusan yang tepat?" Sementara ia tahu, bahwa menginginkan segalanya berarti siap untuk kehilangan segalanya. Manusia hanya melihat apa yang ingin mereka lihat, Percaya dengan apa yang ingin mereka percaya, Lalu bagaimana denganmu? Apakah kamu akan menerima atau berpaling dari kebenaran? Keputusan ada di tanganmu, Kupercayakan itu padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines