Ekor Sembilan [9]

Ekor Sembilan [9]

  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., oct. 30, 2021
Shiro tertawa keras sehingga menjatuh kan air matanya, "katakan bahwa ini lelucon!? " ia kembali tertawa memegang sebelah matanya yang sudah tidak ada dan dilumiri darah Ryoji menatapnya datar, ia melangkahkan kakinya selangkah kedepan lebih dekat ke Shiro "hentikan tawa mu, sialan" dengan wajah datar dan suara yang berat, Ryoji menusuk perut Shiro dengan pedang miliknya. Shiro terjatuh dan tersenyum, perlahan ia juga mulai menutup matanya Ryoji tetap menatapnya datar, "bagaimana bisa orang seperti mu dilahirkan didunia sekeji ini? " tanya Ryoji pada Shiro yang tengah pingsan akibat tusukan pedangnya. Ryoji membawa Shiro pergi dari tempat itu dan... ▬▬ι═══════ﺤ S: 29 Oktober 2021
Tous Droits Réservés
#258
kaisar
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Magia Academy [END]
  • Empress of Uzumaki Naruto (On Going)
  • Miracle World - ace of diamond fanfiction
  • UTANG CINTAKU ADA DI MANA-MANA!
  • Ending Of the Villain (END)
  • Legenda Buaya Putih [END]

Akhir-akhir ini, Elle merasakan ada yang ingin keluar dari dalam dirinya. Dan tak disangka sangka, sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupan Elle dan jati diri Elle yang sebenarnya akan terungkap. Elle bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. Apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa ia bukan anak kandungnya. Shock? Tentu saja! Dia ingin menemui ibu kandungnya. Ia bingung. Ada apa dengan semua ini? Kenapa ibu kandungnya menitipkannya? Apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaannya terjawab saat ia masuk ke Magia Academy. Sekolah sihir dengan kemampuan yang beragam. Dan disinilah.... Petualangan dan Masalah akan dimulai. "Kau pernah berfikir tidak? Kalau ada kehidupan lain diluar sana selain bumi," ucapku tiba-tiba. Vika menoleh dan raut wajahnya mengekspresikan kebingungan setelah itu dia tertawa. "Hei kenapa kau malah tertawa Vika?" Tanyaku. "Lucu saja. Orang pintar seperti mu memikirkan hal bodoh seperti itu." Penasaran? Yuk baca. Don't copy my story! Murni hasil pemikiran sendiri. Jangan jadi pembaca gelap! Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers! Start : 1 April 2020 Finish : 17 Maret 2021

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu