This World Is Different || TOG X TOTCF

This World Is Different || TOG X TOTCF

  • WpView
    Reads 2,956
  • WpVote
    Votes 335
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
Felicia, dia adalah seseorang yang hanya ingin menjalani kehidupan tenang. Tentu saja, impiannya untuk menjalani kehidupan tenang tidak bisa menjadi semudah itu setelah dia dipindahkan ke dunia Tower Of God. Menara. Tempat sialan yang mengharuskan kita selalu waspada jika tidak ingin mati. Walau begitu, Felicia masih ingin tetap teguh pada tujuannya. Ah, jangan lupakan tentang tambahan tujuannya yaitu membunuh Rachel. Setelah itu, dia pasti bisa menjalani kehidupan tenang saat mencapai puncak menara. Ya, seharusnya seperti itu, tapi... Kenapa orang-orang sialan ini malah terus membuat hidupnya terganggu sih!? Atau : 'Cale' membuat kesepakatan dengan dewa karena sesuatu, dan kemudian hal tersebut mengharuskan dia pindah ke dunia lain. Apa dia sendirian? Tidak! Dia bersama Raon Miru, sang naga hitam. _________________________________________ Tower of God ©SIU Trash Of The Count's Family ©Yoo Ryeo Han This World Is Different ©Calyx_DN Status : On-going Beginning : 29 Oktober [Draft] || 31 Oktober [Publish] End : _________________________________________
All Rights Reserved
#7
raonmiru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Given || Ju Jihoon
  • The King & The Doctor
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • I Want to Live [END]
  • Second
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines