IRIDESCENT (SUDAH TERBIT)

IRIDESCENT (SUDAH TERBIT)

  • WpView
    LETTURE 19,137
  • WpVote
    Voti 1,086
  • WpPart
    Parti 42
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, ago 22, 2024
"Lo lihat gue," ucap Alvar sambil memegang kedua tangan Seina yang penuh dengan darah karena sayatan pecahan kaca. Alvar berusaha menenangkan Seina. Respon Seina tidak sesuai yang Alvar inginkan Seina langsung memberontak berusaha melepas tangannya dari genggaman tangan Alvar dan berusaha mengambil pecahan kaca yang berada disampingnya. "Jangan bikin gue merasa diri gue gak berguna karena gak bisa ngelindungin lo," ucap Alvar sambil memeluk Seina. Perasaan bersalah mulai muncul dibenak Alvar. Alvar "Yang lo liat kemarin, pasti lo anggep gue kayak orang gila ya?" Tanya Seina dengan hati-hati, mendengar ucapan Seina, Gibran hanya tersenyum tipis, "Tuh kan lo pasti mikir gue udah gila," Sambung Seina, raut wajahnya berubah menjadi sedih. "Gue gak tahu apa yang terjadi sama lo, dan gue gak tahu lo kenapa, tapi gue cuma mau lo jangan pernah nyakitin diri lo sendiri, karena lo itu berharga, apalagi buat gue, lo itu berharga banget, gue gak suka lo nyakitin diri lo kayak kemarin," Ucap Gibran. Gibran
Tutti i diritti riservati
#358
health
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • BETWEEN
  • the other side
  • Behind The Smile
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • Eglantine
  • Our Story Begins
  • Tokoh Utama

SEPENGGAL KISAH SI KEMBAR, DARI KELUARGA ZEERGANTARA. BERSAMA PARA TEMAN-TEMANNYA, YANG MEMILIKI SIFAT DI LUAR NALAR. ••••••• "Ngapain iri, sama pangeran kodok kek lo!" Ucap Altara. "Pangeran kodok pantatmu cerah, enak aja gue di samain sama pangeran kodok. ya jelas beda lah!" Ucap Algara. "Sama kali, sama-sama buriq, narsis, hidup lagi." "wah parah, ganteng Gini di sebut buriq. Lo tuh yang buriq, muka mirip pantat monyet yang bentuknya kaya lope!" ucap Algara. "Asu lo!" ucap altara, seraya mengetuk kan sendok makan ke kepala Algara. Tuk! "Aduh!, Kekerasan ini. Harus di laporkan ke polisi!, Hp mana hp." ucap Algara yang sedang mengusap kepalanya. ••••••• . . Algara memblokir sebagian ingatan nya, dan mengalami amnesia disosiatif?. "Kenapa takdir bisa jadi gini ya?" ••••••••• . . . GENRE! /Humor /Fiksi remaja /Fiksi umum /Acak Ini adalah first Story' saya 👋😊 semoga suka dan lagi, Jangan lupa ajak temen nya buat baca cerita saya ya? buat ramein ni cerita. . . [‼️BUKAN CERITA BxB Oke! JADI JANGAN DI SALAH ARTIIN‼️🙏] @mishamarsha08

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti