Permaisuri Kerajaan Ular

Permaisuri Kerajaan Ular

  • WpView
    Reads 139,914
  • WpVote
    Votes 9,374
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 11, 2022
"Kamu telah menyelamatkanku. Mintalah sesuatu padaku." tanya Rendra. "Kamu pikir kamu tuhan?" "Aku akan mengabulkan permintaan penyelamatku. Apa kamu ingin sesuatu? Uang untuk pengobatan papamu misalnya? Mobil? Rumah? Traveling?" "Sembuhkan penyakit papa," jawabku. Sudah kuduga dia akan mati kutu. "Dengar Dayana, yang berurusan dengan jiwa, harganya sangat mahal. Sampai saat ini belum pernah ada yang meminta kesembuhan orang lain sepertimu." "Berapa harganya?" tantangku. "Jiwamu." "Tidak apa-apa. Ambil saja jiwaku," kataku santai dan aku bisa melihatnya terkejut. Lalu ia terdiam sejenak. "Sebagai gantinya, bagaimana jika menikah denganku saja?" "Baiklah," jawabku tanpa berpikir. Apa yang baru saja kulakukan? Apa aku membuat keputusan yang benar? Tapi semua ini demi papa. ------------- Lumpuhnya sang ayah membuat Dayana dan kedua adiknya dirundung secara mental oleh ibu dan saudara tirinya. Kemudian tanpa berpikir panjang, ia membuat kesepakatan dengan siluman ular dan menikahinya untuk kesembuhan sang ayah. Mungkin sang ayah bisa selamat dan membalas perlakuan istrinya. Tapi apakah yang akan terjadi pada Dayana? ------------- Nama, kejadian, sejarah, tempat, agama dan hal lainnya di dalam kisah ini adalah FIKTIF. Selamat membaca
All Rights Reserved
#14
silumanular
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ππ„ππ‘πŽπŒπ„ππŽ
  • ALA
  • Way To You (END)
  • BENANG PUTUS
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • The Affair ended Beautifull (End)
  • Suami Gangguan Jiwa (TERBIT)
  • My CaImβœ“ [HIATUS]
  • π”Όπ•Šπ•‹π”Έπ”½π”Όπ•‹ π•‹β˜ οΈπ•π•€β„‚ [ Re-up. New version ]

𝐊𝐒𝐬𝐚𝐑 𝐬𝐒𝐧𝐠𝐀𝐚𝐭 π›πžπ«π§πšπ¦πš π“πšπ€ππ’π« * * * Membantu menemukan penyebab dibalik ditemukannya Dewi dalam keadaan mengenaskan membawaku pada sebuah pengalaman panjang. Awalnya semua biasa saja, kami datang mengucapkan bela sungkawa kepada kedua orang tua Dewi, mereka pasti terpukul telah kehilangan putri semata wayangnya. Namun semua berubah saat tanpa sengaja kulihat seorang pria datang dengan keadaan kacau menghampiri jenazah Dewi. Dia tidak menangis, tapi netranya menyiratkan suatu kemarahan, penyesalan, juga ketakutan. Berulang kali bibirnya mengucapkan kata 'maaf' tanpa suara. "Maafin gue. Lo jadi korban dari masalah gue. Maafin gue...Seharusnya gue yang ada di pemakaman ini, bukan lo, ini salah gue. Kenapa lo harus ada disana waktu itu? andai lo gak ada disana semuanya gak bakalan kayak gini. Gue masih bisa liat lo ketawa, gue masih bisa liat lo marah marah karena masuk BK, gue masih bisa liat lo pusing mikirin urusan OSIS sampe ketiduran... gue masih bisa liat lo... bujuk gue buat nikahin elo, padahal lo masih SMA. Tapi, gue janji gue bakal nyari cara supaya kita bisa ketemu...supaya, gue bisa nikahin elo sekarang. Gak peduli lo masih SMA yang penting jaga diri lo baik baik, gue bakal nemuin lo dan kita nikah... Gue janji!" *** "Ceritain ke gue apa yang terjadi sama Dewi malam itu!" "Tolong bawa aku ke dalam dunia itu, kita cari Dewi disana, jiwanya dikirim kesana sama musuh keluargaku. Tolong, kamu pasti cewek yang disebutin ramalan ini." "Lu sakit jiwa ya? Mikir dong, Dewi udah meninggal, dan orang meninggal itu ya perginya ke akhirat. Lo malah ngelantur Dewi dikirim ke dunia lain!" "Aku bukan penghuni dunia ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines