STRICT PARENTS [HIATUS]

STRICT PARENTS [HIATUS]

  • WpView
    Reads 1,612
  • WpVote
    Votes 219
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 8, 2022
⚠️[Follow dulu sebelum baca!] Jangan lupa votmennya ya vrenシ︎ lopyu all♡︎ ***(ᗒᗣᗕ)՞*** Dari seorang putri kesayangan yang mendapat perlakuan lebih dari ortunya. Hingga perlakuan itu tidak bisa lagi disebut kasih sayang melainkan penyiksaan. Menjadi anak perempuan satu-satunya adalah hal yang paling ia sesali, tapi apa boleh buat kelahiran dan kematian sudah ada ditangan Tuhan. Hingga membuatnya merasa menyesal telah terlahir didunia ini dan sering kali berfikir untuk mengakhiri hidupnya. "Tuhan... jika aku adalah beban terberat orang tuaku, maka cabutlah nyawa ku." Hidup dalam kasih sayang? Hidup dalam kemewahan? Hidup dalam perlindungan orang tua? Mungkin itu adalah hal yang paling diinginkan banyak anak, termasuk seorang Violina Arletha. "Tuhan... tapi bukan hidup seperti ini yang aku inginkan." *****
All Rights Reserved
#307
strictparents
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • WHEN DESTINED (END)
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Salah Target [Unpublish]
  • The Secret Of Old School
  • Remember You - {On Going}
  • Senja yang mendung
  • Anna's Secret [END]

Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis. ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang. ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN! PLAGIAT HARAP MENJAUH! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI

More details
WpActionLinkContent Guidelines