AYDEN ALFINO

AYDEN ALFINO

  • WpView
    LETTURE 66,321
  • WpVote
    Voti 3,962
  • WpPart
    Parti 43
WpMetadataReadCompleta dom, giu 8, 2025
{ FOLOW SEBELUM MEMBACA. } SQUEL DARI ARSENIO *** "Gue mau, lo jadi pacar gue. Gimana?" ucap Ayden. Kia melototkan matanya tidak percaya. "Ga sudi gue pacaran sama lo, ogah banget gue!" Ayden tersenyum miring. "Apa alasan lo?" "Ya gue ga suka aja sama lo, Playboy," ucap Kia seraya menekan kata playboy sedikit kencang. *** Ini cerita tentang Ayden Alfino Regantara dan Azkia Ralia. Ayden seorang ketua geng Valvegioz, mempunyai sangat banyak mantan. Hampir seluruh sekolah adalah mantannya. Semua murid takut kepadanya, kecuali Kia. Kia, perempuan cerewet suka menaggih tugas pada Ayden. Kia seorang ketua kelas di kelas nya, membuatnya harus bersikap tegas. Ayden sangat senang tidak membawa tugas untuk diberikkan kepada Kia, dengan alasan, Ayden melakukan itu kepada Kia, untuk mencari perhatian. "Lo cantik kalau lagi marah, buat gue suka ngeldek lo. Apalagi kalau marah, gue ga bawa tugas." Siapa sangka, Ayden berbuat ingin mengambil hati Kia. Hanya untuk taruhan oleh temannya. Sampai tiba tiba Kia mengetahuinya, disitu Ayden sudah benar benar jatuh hati kepada Kia. Suatu ketika, saat Ayden dan juga Kia sudah bersama. Badai besar menghantam mereka, seorang perempuan aktris dari masa lalu Ayden dulu tiba tiba saja masuk ke dalam hubungan mereka. Membuat banyak luka untuk Kia. Akankah Ayden dan Kia dapat mengembalikan semuanya? Ataukah hubungan mereka berdua berakhir begitu saja, hanya karena seseorang. Apakah hanya karena satu orang saja, membuat hubungan mereka hancur? 20 #Cerpen (14/12/21) 2 #ketuakelas (5/1/22) 1 #ketuakelas (18/1/22) Banyak typo! Kata tidak baku! HAPPY READING!
Tutti i diritti riservati
#568
ketuakelas
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Stay (Away)
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • Past | Na Jaemin✅
  • [END] Cewek Sinting Vs Perfect Boy
  • MY FAKBOY [END]
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • ALBARES MADAGASKAR (END)
  • 𝙵𝚄𝙲𝙴𝙺[𝚋𝚘𝚢] ✔
  • I'm Gladixsa
  • Renalexa (END)

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti