Mayra
  • WpView
    LETTURE 6
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, ott 30, 2021
Aku Mayra, kehidupan kanak-kanak ku membuatku tenang untuk sejenak. Sebelum aku semakin beranjak berumur dan memahami segala makna hidup yang membuat suasana yang sebenarnya semakin jelas dimata. Semakin aku lari dari kenyataan, semakin aku paham akan duri yang semakin banyak ku injak di setiap langkah hidup. Namun, setiap duri akan terobati sebelum, menginjak duri di langkah selanjutnya. Ceritaku ini tentang usahaku, yang selalu mencari obat untuk setiap duri yang telah terlanjur ku injak dan menusuk, memaksakan darah ini untuk terus mengalir meneteskan setiap luka.
Tutti i diritti riservati
#531
dailylife
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Embun Pagi
  • You And I
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Thanks for all
  • My Life, My Destiny
  • ngger adalah vandyku
  • Voynich
  • Ternyata, kamu.. | ✓
  • Jatuh Diakhir [HIATUS]

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti