A NIGHT WITH YOU 21+

A NIGHT WITH YOU 21+

  • WpView
    Reads 1,831
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 23, 2021
"Gina? is that you?" panggil seorang lelaki yang berdiri tidak jauh dari wanita itu "Yes, ehm. Siapa ya?" jawab wanita bernama Gina Ornaldo itu "Brian, kita sempat bertemu di Paris bulan lalu, kau tidak ingat?" balas lelaki tersebut sembari berjalan mendekati Gina "Oh, yes! ehm or no? Aku sangat minta maaf, aku benar-benar memiliki ingatan yang buruk" rutuk Gina sembari tersenyum canggung "Haha, it's okay! by the way-" "Ehm, aku harus mengangkat telfon ini" kata Gina sembari menunjuk handphonenya yang berdering, Gina mengangkat telfon tersebut sembari membalikan badannya "Maaf, tadi kau ingin bicara apa?" tanya Gina setelah mematikan sambungan telfonnya "No, nanti saja. Aku rasa kau harus pergi sekarang Ms. Ornaldo" kata Brian sembari tersenyum "Oh? ya. Thankyou, sampai jumpa lain waktu Brian" kata Gina yang memang sudah ditunggu oleh clientnya "Padahal aku ingin bilang, aku merindukan tubuhmu"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KALA
  • KAKAK KELASKU YANG SEKSI (TAMAT)
  • Ellard Dark Story
  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • I Win You (21+)
  • Growing Pain🥀
  • 8. Strangers GXG (END)
  • SUGAR Daddy
  • When Hearts Collide
KALA

Kala menegang di tempatnya berdiri. Bibirnya berkali-kali terbuka dan tertutup bergantian, tapi tidak mengeluarkan suara apapun. 'Demi apapun. Aku mengenal pria itu.' Ucapnya dalam hati. Bohong jika ia mengaku tidak mengenal pria itu. Lamunannya buyar oleh panggilan ibunya. "Sayang? Kau kenapa? Ada yang sakit? Kenapa kau berhenti disitu? Kemarilah." "A-Ah, ibu. Aku baik-baik saja." Jawabnya setelah menatap pria berkaca mata itu. Ia berjalan ke arah dua orang berbeda usia itu. Pria itu mengulurkan tangannya terlebih dahulu pada Kala. "Aku Anderson Sergio Brayton. Kau bisa memanggilku Andy." Kala berpikir jika ia berhasil melarikan diri dua tahun lalu. Tapi ia salah. Ia pikir, setelah dua tahun. Pria itu akan melupakan kejadian malam itu, sama seperti Kala yang sampai saat ini masih berusaha melupakannya. Walau ia tahu ia sendiri merasa kesulitan. **** "Aku sudah bilang padamu, kalau kau tidak akan pernah bisa menolakku. Mungkin kau bisa, tapi tubuhmu tidak bisa." Kala mendengus. "Kau masih sama. Tidak pernah memakai pengaman," "Hanya sebuah cara agar kau tidak bisa kabur dariku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines