aku berdiri sambil menatap jalan yang sunggu sepi dan sunyi merenungi nasib yang ku jalanani hanya penyesalan yang aku rasa kan istri dan anak ku pergi meninggal kan ku entah kemana.....
Rasa sayangku pada ibuku membuatku tak bisa menolak apapun permintaannya . karena hanya dia yang ku punya . permintaannya sederhanya yaitu menikah . tapi aku harus menikah dengan siapa? aku terlalu sibuk untuk membuat kantor peninggalan almarhum ayahku tetap terus berdiri dan berjaya . tak ada waktu untukku memikirkan soal pria atau mempunyai kekasih .
tapi tanpa aku tau ternyata ibu memilihkan pria untuk menikahiku . pria yang sama sekali tak ku ketahui rupanya .
aku hanya bisa menerima permintaan ibu dan mencoba untuk menerima suamiku .
Ariane calista .