Bentala Bunga Meulu [ON HOLD]

Bentala Bunga Meulu [ON HOLD]

  • WpView
    Reads 1,269
  • WpVote
    Votes 193
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 6, 2022
WpInfo
Fiction
Historical
Meulu- seorang gadis Aceh yang tumbuh dengan nilai religius dan keteguhan dalam jiwanya. Sebagai anak hulubalang ternama di Koeta Radja, ia hidup dalam kebencian yang kuat kepada para kompeni, orang-orang kafir yang berusaha merebut tanah rencong tercintanya. Namun ia mulai meragukan kebenciannya, saat ia bertemu dengan seorang prajurit Belanda yang begitu lembut dan mengerti dirinya; Gustaaf. Ia mulai gusar, sebab ia tahu mencintai musuh sejati adalah sebuah kesalahan. Gustaaf- serdadu Belanda yang baru saja dipindahtugaskan ke Sumatera, berharap dapat membantu negaranya untuk menaklukkan negeri yang terkenal dengan kebengisan bangsanya; tanah Aceh. Ia tahu betapa gilanya bangsa ini berperang, tanpa takut mati. Ia benci bangsa Aceh, hingga ia bertemu Meulu; gadis Aceh yang berani dan teguh pendiriannya. Ia tahu bersama dengan Meulu adalah hal yang paling musahil terjadi, namun pengorbanannya pada negerinya mulai berubah perlahan menjadi pengorbanan pada cinta sejatinya. Ini adalah kisah Meulu dan bentala miliknya; Gustaaf, dan bagaimana mereka mampu menghadapi takdir yang tak berpihak pada kedua anak manusia itu.
All Rights Reserved
#329
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐀𝐤𝐮 (Bukan) 𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐍𝐲𝐚𝐢  [END]
  • perjalanan waktu
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Nona Inlander [End]
  • DARAH DAN SUTRA
  • (TERBIT CETAK) Rasi Bintang di Titik Kulminasi
  • NaelKila - Noqeel
  • Ellie's Redamancy

Kebencianku terhadap bangsa Belanda telah mengakar sejak jiwa ini lahir di atas tanah jajahan, sebagai kaum golongan terbawah berstatus budak di negeri sendiri. Kemiskinan adalah hal lumrah. Kelaparan merajalela saban hari. Tubuh-tubuh kurus lelaki pribumi berbajukan kain goni berkebalikan dengan Tuan-Tuan Eropa murni. Bukan tanpa alasan pendatang kulit putih itu di benci masyarakat, mereka memonopoli kekayaan tanah Nusantara, membawanya ke Eropa untuk membangun kejayaan negeri Belanda. Adapun, para Londo itu memperlakukan kami dengan sangat buruk. Hingga hari itu merubah segalanya... Bagai menjilat ludah sendiri, aku terjerat dalam pesona seorang perwira Belanda. [ 𝐇𝐢𝐜𝐭𝐨𝐫𝐢𝐜𝐚𝐥 - 𝐅𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧 ] -Cerita sudah terbit dan MASIH LENGKAP. versi cetak lebih panjang

More details
WpActionLinkContent Guidelines