Different : XOXO

Different : XOXO

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Althea depresi berat, setelah kedapatan mengetahui hubungan gelap kekasih dan sahabatnya yang begitu dia percayai. Kepercayaan yang dia berikan kepada kedua orang tersebut yang sampai-sampai membuat Althea buta akan kebenaran. Mengakibatkan dirinya kehilangan keluarganya yang begitu menyayanginya. Ditengah rasa frustasinya Althea berdoa semoga dia bisa kembali ke masa lalu dan mengulang semuanya kembali. Sebelum kegelapan menguasai, samar-samar dirinya melihat cahaya putih yang sangat menyilaukan. Betapa terkejutnya dia saat mengetahui bahwa dirinya kembali ke masa lalu
All Rights Reserved
#145
rebirth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kegelapan
  • Giona: Second Lead My Husband
  • TVSL - The Villainess's Second Life
  • YOUR EYES
  • Lembayung Terakhir
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • Suaraku Mati di Udara
  • Scond Life Fake Nerd

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines