NEVER
  • WpView
    LETTURE 167,554
  • WpVote
    Voti 3,833
  • WpPart
    Parti 69
WpMetadataReadPer adultiCompleta dom, giu 22, 2025
Setelah menciumnya secara tidak sopan Alkana juga memaksa Sandra menjalin hubungan denganya. Sebuah kegilaan yang tak mungkin di lakukan oleh gadis itu. Namun siapa sangka waktu dapat mengubah segalanya. Scandal yang menimpa gadis itu membuatnya terpaksa menerima Alkana. Hingga akhirnya sebuah realita membuat Sandra tersadar, Alkana telah menjebaknya dalam sebuah permainan yang tak seharusnya ia ikuti. Mampukah Sandra bertahan? Dan benarkah tak pernah ada rasa di hati Alkana untuknya? ___o0o___ Cerita sudah tamat, up-date perlahan!!!
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Secrets and Agreements
  • Love Will Find A Way
  • ALLEA: Thank You, Ka!
  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • Collide
  • ALAN ✔
  • Bittersweet love (END)
  • Si Gadis Culun [Revisi]
  • GALENA [END]
  • ALANA [REVISI]

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti