Hadif dan Senayan

Hadif dan Senayan

  • WpView
    LECTURAS 10,145
  • WpVote
    Votos 1,804
  • WpPart
    Partes 32
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, nov 16, 2022
Tentang Hadif, yang memilih sekolah di daerah Senayan- yang jaraknya jauh sekali dari rumah- hanya untuk bisa bertemu dengan Ibu dan kakaknya. Tentang Hadif, laki-laki tujuh belas tahun; yang dihancurkan rumahnya, dipatahkan hatinya juga dikhianati kepercayaannya. Tentang Hadif, yang mencoba untuk tetap waras setelah apa-apa yang dulu selalu bisa ia genggam secara bersamaan, kini hancur berantakan. Tentang Hadif, yang berharap semoga semua kembali seperti sedia kala ... meski ia sadar, itu tidak akan pernah bisa.
Todos los derechos reservados
#19
dreamies
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Renjana [COMPLETED]
  • NEVERTHELOST || Love In Silence
  • In Our Way [TAMAT]
  • Sasaeng || Haechan
  • Lumière || Dino SVT ✔️
  • ›𝚃𝚛𝚊𝚞𝚖𝚊 & 𝚃𝚑𝚛𝚘𝚝𝚝𝚕𝚎 | »Nohyuck! [END]
  • It's Always Been You✔️
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido