The Color Of Triangle

The Color Of Triangle

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 1, 2021
Seorang gadis remaja cantik bernama Lexy yang dikhianati oleh kekasihnya, kemudian bertemu dengan Alex si penyanyi cafe. Pada awalnya Lexy tidak tertarik dengan Alex, tetapi Alex berhasil meluluhkan perasaan Lexy, sedikit demi sedikit rasa sakit Lexy terkikis oleh candaan dan rasa perhatian dari Alex. Apakah Lexy akan menjatuhkan hatinya pada Alex? Atau mungkin Lexy menganggap Alex sebagai obat hatinya saja?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • Arsyilazka
  • 💞 CintaKu Tak Terbatas 💞 ✔ (Belum Di Revisi)
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • DERAN
  • 𝚂𝚝𝚘𝚛𝚢 𝙻𝚘𝚟𝚎 𝙰𝚋𝚘𝚞𝚝 𝙺𝚒𝚛𝚊𝚗𝚊
  • CINTA YANG NYATA
  • ON SIGHT (Completed)
  • KITA BERBEDA
  • Twist of Fate
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines