Cerpen Remaja Random 🌚

Cerpen Remaja Random 🌚

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 4, 2021
Seperti kapal berlayar, ditengah cuaca bermacam. Aku akan mencapai laut yang tak ada. Bahkan melewati yang harusnya tak dilewati. Semua demi dirimu, demi kita, dan keluarga. Tidak berhenti di sini, atau akan kehilangan semua. Harus melindungi, kuat menjaga tanpa lelah. Dari kecil, aku kehilangan semua harta. Harta yang tak bisa terbeli apa pun. Hanya tak beruang, alasannya. Hidup ini mengandung paku tajam untukku. Kenapa tidak diriku saja? Ditukar semua rasa kehilangan dan hati dingin. Aku saja yang seharusnya takut, bodoh. Bahkan pajangan saja tak apa. Karena takdir itu tak memberi. Aku akan mencapai semua. Terutama kekayaan. Nilai tinggi, kecantikan tak terntandingi, koneksi sekali pun. Telah tercapai sekarang, membuat tak ada yang dapat menembus hatiku. Semuanya bahkan hanya sekejap saja. Tapi ini bukan finish, belum sampai kesuksesan hakiki. Sampai hayat terangkat, akan terketahui seseorang berhasil atau tidak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • Mahligai Sunyi
  • My Bad Girl (Freenbecky)
  • Menanti Hangatnya Hati
  • save me
  • My Friend Is My Strength
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • Ahira Kala

Pagi begitu cerah dedaunan bergemuruh turun secara bersamaan! Semerbak yang begitu harum dan menawan matahari yang begitu terang menarangi seluruh alam semesta. Terlihat seorang gadis sedang berdiri tampak menghirup udara. "Hufffff! Sejuk sekali!? Awannya sangat cerah dan indah... " Ujar seorang gadis mungil nan cantik angun bak bidadari! Tapi secantik apapun dia dia tetap tidak diinginkan oleh sang orang tua! Kelahiran gadis itu membuat sang papa harus melawan orang tuanya sendiri nenek gadis tersebut dan harus kehilangan nyawa sang kakek semenjak gadis mungil tersebut dilahirkan. "Kalau kamu tidak menginginkan nya biar kan mama yang merawatnya sendiri! Seharusnya kalian bersyukur mempunyai gadis kecil ini! Dia tidak bersalah! Papa meninggal bukan dia penyebabnya tapi kalianlah... " Nenek emosi karna gadis kecil yang masih bayi di telentang begitu keras "Silahkan bawa saja dia dari sini! Aku tidak butuh anak pembawa sial ini bersama ku jika dia disini bisa menjadi malapetaka bagiku... " "Iya mama mau lihat semampu mana kamu sukses ketika menelantarkan anakmu! Demi wanita ini kamu rela membentak ibumu sendiri! Ketika kamu tidak tau arah jalan lagi jangan berharap kalian bisa bertemu kami lagi... " Sang mama (nenek) pergi dan membawa cucu bersama dengannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines