Two is My Number

Two is My Number

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 11, 2022
WpInfo
Fanfic
BTS
Dalam hidup Kina, kata mengalah merupakan separuh hidupnya. ia terbiasa merelakan segala hal yang dicapainya agar dicap sebagai 'anak baik' dan 'kakak yang baik. Sampai ia tidak tahu apa arti bahagia versi dirinya karena terlalu sering merelakan kebahagiaan nya demi orang lain. Tapi, pepatah roda berputar itu benar. Dan saat ini, Kina mengalaminya sendiri. Kehidupan yang Kina tidak pernah bayangkan sebelumnya, terjadi. Apa Kina bisa menerima kehidupan nya yang baru? Atau malah menolak karena telah terbiasa dengan kehidupan lamanya?
All Rights Reserved
#603
jimin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Serendipity [TERBIT]
  • Jangan Baper! Kita Cuma MANTAN |Jeon Jungkook| [SELESAI]
  • Love Yourself ⏩KookMin⏪
  • My Pragma
  • ALDEBARAN (BTS STORY)
  • My Love In Korea
  • Silent Tears(Yoonminkook)✅
  • [END ]✓ Prince Mafia & Cinderella? ° KM 👠🔫
  • Diary the Jungie Family; How did This Family Begin? [TAEKOOK•AU]
  • When I Meet You || KOOKMIN

Sebagai seorang anak, lahir ke dunia dan menjadi berkat untuk orang tuanya adalah kebahagiaan sempurna yang ia damba, bahkan sejak pertama kali dilahirkan. Menjadi harapan serta masa depan orang tua adalah impian setiap anak. Termasuk, dirinya. Lalu, bagaimana jika kelahirannya tidak pernah didambakan oleh dia yang disebut sebagai ibu? Bagaimana jika kelahirannya sebagai bayi mungil yang sering orang sebut sebagai keberuntungan, justru dianggap sebagai kesialan? Bagaimana cara merengkuh dekap hangat itu yang terasa begitu jauh dari jangkauan? Bagaimana rasanya mendapat usapan sayang pada pucuk kepala dari tangan lembut seorang ibu? Sederhana, ia ingin merasakan semua itu, meski hanya satu kali seumur hidupnya. Cukup. Cukup satu kali. Ia tidak ingin lebih. Itu ... tidak sulit, kan? ✧✧✧ ⚠️Mengandung kata kasar dan kekerasan. Mohon bijak menyikapinya🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines