Nuraga (Berbagi Rasa;Simpati)

Nuraga (Berbagi Rasa;Simpati)

  • WpView
    LECTURAS 102
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 22, 2022
Gita itu definisi bucin yang sesungguhnya. Udah tahu pacarnya tukang selingkuh malah mau pas diajakin nikah. Entah Gita yang oon atau janji pacarnya yang terlalu manis sampai bisa membuat Gita takluk berkali-kali. Eh giliran gagal nikah malah berderai air mata. Mana masih sempat-sempatnya ngatain semua cowok sama saja. Dia pikir semua cowok hasil kloningan dari pacarnya? Tolong kepada siapapun yang bersedia, dimohon untuk menyadarkan Gita dari ketololannya yang sampai DNA!!!
Todos los derechos reservados
#242
bodoh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ELGITA  (TERBIT)
  • SELA ta KEY [END]
  • Kesana Kemari Tahunya Kamu (END)
  • Bertahan Itu Berat
  • (Bukan) Keluarga
  • Sanggita
  • RAPUH!
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • Kisah kasih di balik mereka.
  • Oh My Husband (Continuous Story)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido