Story cover for PHPD by diaryuranus
PHPD
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Nov 02, 2021
Dalam satu kedipan mata, kehidupanku berubah seketika.
Tidak ada lagi keramaian yang aku rasa, hanya kesepianlah yang tersisa. 
Namun, di bawah langit yang sama harapanku ikut berubah menjadi nyata.
Dan di situlah semuanya dimulai. 
Tentang kehadiran dia, dengan perasaan yang mulai tumbuh menjadi benih-benih cinta, juga tentang dia yang ternyata memiliki perasaan lebih dari yang ku kira, dan juga tentang mereka, yang menjauh setelah kemunafikan yang tidak pernah aku sangka.
Semuanya berjalan tanpa rencana.
Sampai aku dihadapkan dengan dua pilihan yang membuatku bertanya-tanya. 
Aku tidak tahu mana yang harus aku pilih. 
Membuka hati untuk seseorang yang sudah mencintaiku dari dulu?
Atau menunggu cinta dari seseorang yang hatinya masih terikat masa lalu?
All Rights Reserved
Sign up to add PHPD to your library and receive updates
or
#107nara
Content Guidelines
You may also like
Mahligai Sunyi by AetherSerl
28 parts Complete Mature
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
Air Mata Cinta by Ratoesyaqieb
8 parts Complete Mature
بسم الله الر حمن الرحيم.. ini cerita pertamaku, jadi mohon maaf bila ada kata dan penulisan yg tidak tepat, masih dalam tahap belajar silahkan kasih saran dan kritik ya. saya bukan penulis hanya punya hobi,, bagi saya membuat tulisan dalam bentuk cerita lalu cerita saya dinikmati banyak pembaca adalah kesenangan tersendiri, saya selalu berharap tulisan saya mampu membuat pembaca hidup di dalamnya, karena bila pembaca larut dalam alur cerita yang saya buat ,merasakan bahagia, marah, sedih ,bahkan menangis adalah bentuk prestasi bagi saya . selamat membaca.... "aku tidak tahu jalan hidup akan begitu rumitnya, setelah kehilangan menerpaku semuanya terasa hancur. namun, aku percaya allah tidak akan membiarkanku seorang diri menghadapinya, selalu ada Fajar setelah gelap dan selalu ada tawa setelah kesedihan. aku perlu mengingatkan hatiku lgi,, " bahwa bahagia dan duka itu datangnya satu paket. kamu tidak akan merasakan bahagia sebelum tahu apa itu duka. dan jangan terlena akan rasa bahagia karna bisa jadi esok kau akan merasakan duka". Aku harus mengikhlaskan sekaligus mendukung perjodohan mereka. Iya,,dia yang salah satu nya adalah seseorang yang sangat aku cintai, nama laki-laki yang mungkin sudah terbentang luas di angkasa karna aku mendo'akan nya tak lekang oleh waktu, disetiap sholat fardhu dan sunnah roatibku. Meski namanya menjadi candu dalam do'aku. Namun, Allah punya rencana dan kehendak lain. oh Allah,, jika mencintai semudah membalikan telapak tangan. kenapa melupakan itu pilu dan melelahkan? jika Cinta itu mengikhlaskan. mengapa masih begitu sakit ? ya Rabb, jaga hatiku untuk ia yang sedang menunggu kehadiranku dan yg mampu menjaganya. pertemukan kami disaat kami siap untuk saling berbagi. yakinkan hatiku untuk siap jatuh Cinta lagi bukan untuk patah lagi ". ~ Air Mata Cinta ~ #pesantren
Sailing With You [END] by veyanaardiani
65 parts Complete
Perjalanan kisah cinta Gara seorang naval architect muda dengan Arunika mahasiswi magang yang bekerja membantunya. Siapa sangka pertemuan takdir itu mengungkap kisah masa lalu yang dipenuhi kesalahpahaman. Akankah bahtera Gara dan Arunika bisa terus berlayar di antara badai yang menerjang ? ..... Ceklek Sontak Gara menoleh. Dengan panik dia berlari namun naas kakinya tergelincir cairan licin di lantai. Tubuh Gara oleng tak seimbang namun dia berhasil menstabilkannya dengan gerakan reflek yang ia lakukan. Arun berkedip-kedip melihat pemandangan di depannya. Dia memang tak asing melihat cowok bertelanjang dada. Ardi sepupunya selalu begitu saat di rumah ketika gerah. Begitupun teman-temannya saat di kelas sehabis pelajaran olah raga. Tapi yang ia lihat kini Gara. Suaminya. Yang masih untouchable. "Mas Gara ngapain nari sambil handukan gitu ?"ceplos Arun menyembunyikan debaran di balik ekspresi heran. "Hah ?! Aku nggak lagi nari, Arun. Ini hampir jatoh" What the hell !!! nari ? Arun ngira gue nari ?! Masa gue tadi gemulai ? Padahal kehormatannya sebagai suami hampir di ujung tanduk begitu. Untung saja dirinya tidak jatuh tengkurap di hadapan Arun. Syukurlah hari ini masih bisa jaim (jaga image) "Oh.." Arun tak ambil pusing dan berjalan mengambil alat pelnya. ..... "Nama urus belakanganlah. Cari ukurannya dulu. Dihitung dirancang dulu. Baru dikasih nama." "No !!! Nggak bisa gituu. Bagi gue kapal itu udah kaya anak. Jadi ya kasih nama dulu baru dirawat dan dibesarkan sepenuh hati" terang Shofi. "Ya kan sebelum anak lahir lo harus bikin dulu. Ngidam dulu. Lahiran dulu. Baru dikasih nama" "Hmmmm....begitu ya" Shofi manggut-manggut membenarkan perkataan Arun. "Eiiiits....bentar-bentar. Bikin dulu ?! Ngidam dulu ?!" Ulang Shofi. "Tumben lo ikutan gak jelas nanggepin metafora gue" heran Shofi. Arun tersadar. Mengalihkan pandangannya dari buku dan menatap lurus Shofi di depannya. "Iya juga." jawabnya singkat dan meneruskan kembali bacaannya dengan cuek.
You may also like
Slide 1 of 9
Cinta dan pencarian diri cover
Mahligai Sunyi cover
Sakura di Bulan Juni  (Complete) cover
Sekali Lagi (End)  cover
2 MONTH [Complete] cover
Tulip cover
ANTARA DOA DAN RASA cover
Air Mata Cinta cover
Sailing With You [END] cover

Cinta dan pencarian diri

17 parts Complete

Dulu, aku selalu percaya bahwa cinta adalah tentang perasaan yang indah, tentang dua hati yang saling berpadu tanpa hambatan. Aku, yang selalu taat pada aturan dan menjalani hari-hari dengan penuh kepatuhan, merasa bahwa cinta itu adalah hadiah dari Tuhan yang harus dijaga dengan hati-hati. Namun, di sinilah aku sekarang. Terluka, bingung, dan mencari arah yang entah di mana. Pondok yang dulu terasa seperti rumah kini hanya meninggalkan kenangan pahit, dan perpisahan yang dipaksakan memutuskan segala yang pernah kami bangun. Aku Arien, seorang gadis yang dulunya percaya pada cinta yang tulus. Kini, aku harus belajar menerima kenyataan bahwa cinta tak selalu membawa kebahagiaan. Tidak selalu berjalan seperti yang kita harapkan. Aku meninggalkan pondok, meninggalkan segala aturan yang mengekang, dan mencoba menemukan diriku di luar sana. Namun, semakin aku mencari, semakin aku merasa hilang. Apakah cinta yang dulu kumiliki benar-benar nyata? Atau aku hanya mencari pelarian dari kesakitan yang tak pernah hilang? Ini adalah ceritaku. Sebuah kisah tentang cinta yang hilang, pencarian diri yang tak berujung, dan pelajaran tentang bagaimana berdamai dengan masa lalu yang tak bisa diubah