GELAP YANG BERWARNA

GELAP YANG BERWARNA

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 2, 2021
- Story about a journey - Sedikit cerita perjalanan ku , dan mencoba menjadi sudut pandang orang orang di sekitar ku , dan menemukan banyak warna , ilmu , dan sosok sosok guru dengan perjalanan & warnanya masing-masing 🌈 Sosok yang dulu berfikir hidup seperti kegelapan dan tidak mengerti apa yang sedang di lakukan , seperti halnya sebuah misteri dalam goa yang panjang dan gelap hingga menemukan sebuah cahaya . Aku sebut GELAP YANG BERWARNA , karena di satu titik aku tidak memiliki jalan yang benar-benar terang , aku hanya bermain dengan pikiran ku , dan pikiran ku cenderung gelap dan sunyi . Sebuah proses menemukan warna di setiap perjalanan ku . @penikmatdongeng_
All Rights Reserved
#37
imaji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Quant (On Going)
  • Bentangan Payung Biru
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)
  • Pendamping dari langit diam
  • Laskar Jingga
  • DEVIL ON MY WINDOW
  • Kalau Aku Bukan Lagi Temanmu, Siapa Aku?
  • S.Cream
  • WIZARD (Broken Butterfly) END

Pernahkah kau bertanya pada dirimu sendiri... "Apa hakikat kebenaran, jika setiap sudut pandang melahirkan kenyataan yang berbeda?" Pernahkah kau bertanya... "Seperti apa rasanya menjadi lebih dari orang lain, ketika dunia sendiri tak mampu menanggung beban kekuatan itu?" Pernahkah kau bertanya... "Adakah cinta sejati di dunia ini, ataukah ia hanya ilusi yang bertahan sepanjang waktu?" Ketika batas antara sains dan takdir memudar, kami menemukan bahwa dunia yang kami kenal hanyalah serpihan kecil dari kebenaran yang lebih besar - dan kami bukanlah sekadar anak-anak biasa. Di persimpangan waktu dan ruang, di mana kemungkinan bercabang tak terhingga, satu pertanyaan terakhir tersisa: Apakah manusia mengendalikan nasib, ataukah mereka hanya boneka dari hukum alam yang tak terjamah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines