Afomia, gadis cantik yang hidup sebatang kara setelah kedua orangtuanya meninggal dalam kecelakaan ketika dia baru menginjak usia dua belas tahun. Sang bibi tidak mau lagi merawatnya setelah lima tahun lebih Mia tinggal bersama adik dari ayahnya tersebut. Hingga akhirnya, gadis itu terpaksa bekerja demi untuk bisa bertahan hidup.
Tidak terhitung lagi kekerasan yang dia dapatkan. Baik dari bibinya, maupun teman-teman yang menganggapnya hanyalah pembawa sial. Kecelakaan itu, bukan Mia yang mau.
Meski dia mengutuk Tuhan atas nasibnya, nyatanya semua tidak ada yang berubah. Mia tetap menjadi gadis yatim piatu.
Mia bekerja di sebuah kelab malam, tempat yang gelap dan dipenuhi asap rokok juga aroma minuman keras. Tempat yang cocok untuk malaikat menyeret siapa pun yang ada di dalamnya menuju neraka.
Sampai suatu ketika, di sudut ruangan kelab yang pengap, Mia dilecehkan oleh salah seorang pengunjung. Meski bukan hal baru lagi yang dia rasakan, tetapi kali ini perbuatan itu benar-benar keterlaluan. Tidak ada yang memedulikan Mia walau gadis itu memberontak dan berteriak. Semua orang yang ada di sana, terlalu asyik dengan pergumulan yang mereka ciptakan sendiri.
Hingga hanya tersisa sehelai kain yang menutupi bagian bawahnya, Mia dikejutkan oleh seseorang yang menghajar pemabuk tersebut. Mia selamat. Meski banyak luka dan lebam karena usahanya menyelamatkan diri.
Setelah kejadian malam itu, hidup Mia tidak lagi sama. Sosok yang menyelamatkannya, bukanlah manusia pada umumnya.
Lalu, bagaimana kelanjutan hidup Mia? Siapa yang menyelamatkannya? Apakah kejadian itu membawa keberuntungan, atau justru semakin menenggelamkannya?
Penasaran?
Mari membacaaa ^^
Bagaimana jika matemu adalah saudaramu sendiri? Apa itu mungkin? Lalu jika itu benar benar terjadi. Apa yang akan kau lakukan? Menghianati keluarga demi dia? Atau me-Reject?
******
"Demi Tuhan, aku tak salah lagi. Wangi Grape bercampur mint ini sangat memabukan indra penciumanku. Seolah aku akan mati jika sedetik saja aku tak mencium bau ini. Ini pasti berasal dari Mate ku. Tapi kenapa setelah aku menemukannya, wajahnya sungguh tak asing lagi untukku. Bahkan wajah itu sudah hadir dalam hidupku sejak 25 tahun lamanya. Apa mungkin?"
-Demon Darlant-
"Aku terlahir di tengah kaum Werewolf. Aku sungguh tak mengerti bagaimana ini bisa terjadi. Pasalnya, kedua orang tuaku dan kakakku adalah Werewolf. Sedangkan aku terlahir sebagai manusia biasa. Memang mommy bukanlah werewolf murni, dia manusia biasa yang digigit oleh Daddy karena mommy adalah matenya. Luna dari MoonLight Pack. Mungkin itulah yang menyebabkan aku terlahir sebagai manusia biasa"
-Aldea Ferdiant-
"Unmated. Itulah keadaanku sekarang. Mateku mati di depan mataku sendiri karena melindungiku dari para Rogue. Ya..dulu aku memang manusia bisa. Lalu dia datang dalam kehidupanku dan meng-klaim jika aku mate nya. Dia adalah Calon luna dari Silver Pack. Setelah kepergiannya aku menjadi Half Werewolf -setengah werewolf- dengan bantuan ayah mertuaku. Dan kini aku kembali merasakan keberadaannya setelah bertemu gadis itu. Gadis bermata biru yang sungguh menawan. Wajah mereka hampir sama, hanya berdeda warna rambut dan mata. Mate ku dulu memiliki rambut coklat dengan mata coklat terang. sedangkan dia memiliki rambut hitam legam dan mata biru. Apa mungkin Moon Goddes mengirimkannya untukku?"
-Remy Karold-