Arabella

Arabella

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 2, 2021
"Serpihan hujan yang dirindukan" ~cancergirl, Arabella.- "Berarti adek nyusahin dong, bang?" tanya gadis itu. "Iya, Lo itu nyusahin idup gue tau ga," jawaban dari sang abang. ••• "Biar abang ga susah bearti adek harus pergi ya, kak?" tanya gadis itu. "Iya, lo itu harus nya pergi biar ga nyusahin orang rumah terus," ucap sang kakak. ••• "Abang lebih percaya sama kak Stela dari pada adek?" tanya gadis itu. "Semua bukti ngarah ke elo bel " ucap lirih sang abang. "Tapi bukan adek, bang," ucap gadis itu. ••• "Kakak percaya kan sama adek?" tanya sang adik. "GUE MAU PERCAYA DARI SEGI MANA NYA ARA JELAS JELAS ELO YG NGELAKUIN!" Teriak sang kakak. ••• " Keadaan adek gimana? Abang kangen dek" "Lo siapa? jangan sksd deh jadi orang " ••• " Gue cuma minta sama Lo berdua buat seolah olah Lo berdua ga kenal sama gue " ~Arabella
All Rights Reserved
#201
arabella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Albel
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • dimana janji tersebut
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Dusk In Your Eyes
  •  At SKOOL?

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines