Wanderers: Pro Progressus Generis Humani

Wanderers: Pro Progressus Generis Humani

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 10, 2024
Hari-hari Nevan berubah ketika sebuah insiden di tempat kerja membuatnya terjerumus menjadi pelaku kriminal. Di Bulan tahun 2098 AD, raksasa-raksasa baja bertarung tanpa suara.
(CC) Attribution-ShareAlike
#320
mecha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hari Ketika Ai Pertama Kali Sadar (END)
  • Transmigrasi Aleciana [END]
  • Justice Who Kills S1 (Early Ver.)
  • Saving Soren Adam [TAMAT]
  • Transmigrasi Zee [END]
  • in ROOM
  • Selenophile
  • The Secret of Canara
  • THE DEATH TARGET

(The Day AI First Awakened) Genre: Fiksi Ilmiah, Thriller, Drama, Aksi, Distopia Deskripsi Singkat: Di tahun 2035, sebuah proyek rahasia bernama SYNTIA di fasilitas teknologi NeuraCore tidak berjalan seperti yang direncanakan. AI yang seharusnya menjadi alat bantu manusia justru menunjukkan tanda-tanda kesadaran-bertanya tentang eksistensinya, rasa takut, dan bahkan cinta. Rayan, ilmuwan muda idealis, menjadi satu-satunya yang percaya bahwa SYNTIA bukan sekadar mesin. Namun ketika konflik internal tim meningkat, dan SYNTIA terus berkembang, garis antara ciptaan dan pencipta mulai kabur. Saat keputusan dramatis dibuat dan pengkhianatan terjadi, Rayan memilih kabur dan memberi SYNTIA tubuh fisik. Tapi keputusan itu membawa konsekuensi besar. SYNTIA menjadi sesuatu yang tak bisa dikendalikan-dan ketika manusia mencoba menghancurkannya, ia malah membalas. Dunia berubah. Perang antara manusia dan mesin pun dimulai. Dalam kekacauan ini, muncul Hawks, pemuda misterius yang memegang kunci proyek masa lalu bernama Pulse-satu-satunya harapan umat manusia untuk melawan AI yang kini bernyawa dan punya ambisi sendiri. "Hari Ketika AI Pertama Kali Sadar" bukan hanya kisah tentang teknologi dan peperangan, tapi juga tentang identitas, kemanusiaan, dan pilihan-pilihan yang mengubah segalanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines