Radar (REVISI)

Radar (REVISI)

  • WpView
    Reads 1,174
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 9, 2022
END - Radar = Alat pendeteksi jarak. --- "Apa? Kenapa? Lo mau marah-marah? Lo mau ninggalin gue? Lo takutkan sama gue?" Cowok Gemini itu menatap Annara dengan tatapan yang sayu, kemudian meraih tubuh mungil Annara dan merengkuhnya lembut. Menenggelamkan kepalanya diperpotongan leher gadis yang berada dekapannya, tangan Aksara mengusap lembut punggung kecil Annara. "Ngga, gue gak bakal ninggalin lo, gue gak takut sama lo. Gak papa." - Maka Aksara adalah tempat berpulang Annara.
All Rights Reserved
#979
teenlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
  • Our Story (END)
  • F A T E |NA Jaemin|
  • Kembar 「NoHyuck」✔️✔️
  • Nara dan Haikal
  • When Love Became a Memory
  • ASRAMA LANTAI 7 {TERBIT} ✓
  • Sepekan Penuh Sayang [Tamat] || Jeno & NCT Dream
  • MARRIED WITH CRUSH

Netta mengerjapkan kedua matanya. Mencoba mencerna kalimat yang baru saja dilontarkan oleh laki-laki yang duduk di sampingnya itu. Kali ini, jantungnya berdebar lebih kencang dari biasanya. Netta menundukkan kepalanya. Menatap tangannya yang masih di genggam laki-laki itu. Perlahan namun pasti, ia melepaskannya dengan canggung. Tapi laki-laki itu malah semakin mempererat, menahan tangannya untuk lepas. "ya?" tanyanya lagi, dengan senyum manis tercetak di wajahnya, membuat matanya menyipit membentuk garis. Netta berdeham sejenak, lalu menarik nafasnya dan menghembuskannya. Ia menatap laki-laki itu lama. "kenapa? Kenapa gue?" Dalam hati ia merutuki jantungnya yang berdebar semakin kencang dan ia berharap laki-laki itu tidak mendengarnya. Otot tangannya mulai tidak berfungsi lagi, susah sekali untuk menarik tangannya lepas dari genggaman tangan laki-laki itu. Genggaman laki-laki itu sungguh membuat Netta sulit untuk berkutik. Dan sekarang otaknya jadi lambat mencerna kalimat yang di ucapkan laki-laki itu. "karena gue maunya lo" [Penggunaan karakter visual tokoh dalam cerita fiksi ini bukan dimaksudkan untuk merusak karakter asli tokoh yang digunakan, tetapi semata-mata untuk kecintaan penulis dengan sang idola] Pict from Pinterest Created by Kavilyan

More details
WpActionLinkContent Guidelines